Real Madrid
Formula Baru Carlo Ancelotti, Rahasia Ketajaman Fede Valverde di Real Madrid
Carlo Ancelotti akhirnya menemukan kemampuan murni Fede Valverde di Real Madrid.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Fede-Valverde-dan-Pelatih-Real-Madrid-Carlo-Ancelotti.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM - Carlo Ancelotti akhirnya menemukan kemampuan murni Fede Valverde di Real Madrid.
Fede Valverde mencuri perhatian penggemar Real Madrid, saat dirinya mendapat tempat utama skuad Carlo Ancelotti dalam skema 4-3-3, di partai final Liga Champions.
Alih-alih bermain sebagai gelandang, Fede Valverde justru kerap diturunkan pelatih Carlo Ancelotti mendampingi Benzema dan Vinicius Jr di lini serang Real Madrid.
Lantas bagaimana peran Fede Valverde?
Pemain internasional Uruguay menjadi contoh bagi para pemain muda Los Blancos, ketika Ia memilih bertahan di tengah dominasi Trio MCK yang tak tergantikan.
Valverde sejatinya gelandang box-to-box yang menyisir ruang-ruang antar lini.
Gelandang tipikal ini wajib memiliki stamina dan kecepatan yang mumpuni. Seperti halnya gelandang 24 tahun tersebut.
Don Ancelotti kemudian merancang formula rahasia dengan memanfaatkan bakat alami Valverde.
Mungkin kamu mengira saat Valverde menjadi starter di depan bersama Benzema dan Vinicius, dia adalah winger.
Baca juga: Jejak Manis Carlo Ancelotti di Final UEFA Super Cup Modal Utama Skuad Real Madrid
Tapi Ancelotti menjadikannya gelandang keempat. Kok bisa?
Hakikatnya, formasi 4-3-3 Real Madrid yang berhasil membawa pulang tropi ke-14 Liga Champions itu berkat kejelian Ancelotti.
Valverde diberi lisensi untuk membantu lini tengah sekaligus menjadikan Carvajal nyaman melakukan overlap.
Pemain 24 tahun itu akan membentuk shape 4-4-2 ketika Los Blancos kehilangan bola. Tujuannya untuk memperkuat lini tengah.
Ketika Carvajal membantu lini serang, Shape Ancelotti akan tetap menyisakan empat gelandang, guna mengantisipasi terjadinya serangan balik.
Casemiro akan mengisi gap di lini pertahanan. Sementara Valverde akan menjelajahi ruang antar lini. Situasi itu akan membuat Carvajal leluasa ke depan.
Seperti diketahui, Carvajal memiliki kemampuan crossing atau umpan lambung di atas rata-rata.
Assist sempurna untuk gol kedua Rodrygo ke gawang Manchester City, menjadi momen keajaiban Los Blancos di Bernabeu.
Baca juga: Vinicius Jr Kenang Perjalanan Real Madrid Juara Liga Champions: Manchester City Momen Kunci
Tetapi keseringan menyerang tak ayal menciptakan gap dan kesempatan tim lawan menyerang ke sisi yang ditinggalkan Carvajal.
Disinilah kemampuan Valverde bekerja. Ia akan berkoordinasi dengan ketiga gelandang Madrid.
Tak mengherankan, kita akan melihat Valverde 'sejauh mata memandang'. Dia menjadi solusi ketika Real Madrid menerima transisi (counter) karena kelihaiannya memindai area dan penetrasi.
Real Madrid akan memulai musim 2022/2023 dengan final UEFA Super Cup melawan Eintracht Frankfurt.
Valverde kemungkinan besar akan masuk pemain sebelas pertama Los Blancos, memerankan posisi yang sama tentunya.
Partai final ini sekaligus menandai debut Valverde di kompetisi ini, setelah empat tahun sebelumnya memulai dari bangku cadangan.
Real Madrid telah memenangkan 16 final sejak tahun 2014, sejak kemenangan El Clasico, di final Copa Del Rey.
Akankah Ancelotti mengawinkan gelar ke-14 Champions dengan gelar ke-5 Super Cup?
Jangan lewatkan aksi mereka pada 11 Agustus mendatang. (*)