Marten Taha Meninjau Lima Proyek di Kota Gorontalo, Begini Evaluasinya
Dari lima proyek di Kota Gorontalo, Marten memuji kemajuan proyek Pasar Sentral yang kini sudah 92 %.
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Wali Kota Gorontalo, Marten Taha melakukan peninjauan lima proyek yang sedang dalam masa pengerjaan di Kota Gorontalo, Kamis (04/8/2022).
Peninjauan faktual terhadap lima proyek di Kota Gorontalo dilakukan guna mengevaluasi kemajuannya.
Dalam evaluasinya, lima proyek di Kota Gorontalo yang menggunakan dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) ini, belum rampung seluruhnya.
Ada bahkan yang terancam terlambat. Marten pun tak bisa menyembunyikan kekecewaannya.
Adapun lima proyek di Kota Gorontalo yang menggunakan dana PEN itu, yakni:
- Proyek pembangunan MOT ruang operasi atau Modular Operating Theatre dan ruang isolasi di Rumah Sakit Aloei Saboe (RSAS).
- Proyek pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) berkapasitas 150 liter air per detik di Kelurahan Dumbo Raya, Dungingi, dan Tanggilingo.
- Proyek pembangunan Pusat perdagangan Pasar Tua atau Kampung Cina di wilayah Kelurahan Biawao.
- Proyek Peningkatan Jalan Nani Wartabone.
- Proyek Renovasi Pasar Sentral.
Dari lima proyek di Kota Gorontalo yang menggunakan dana PEN tersebut, ada tiga proyek yang membikin Marten Taha geram.
Penyebabnya, wali kota dua periode itu menemukan bahwa ketiga proyek tersebut jauh dari selesai. Artinya terancam tidak selesai tepat waktu.
Tiga proyek itu yakni SPAM, Pusat Perdagangan Pasar Tua, dan Proyek peningkatan Jalan Nani Wartabone.
“Saya berharap kepada Dinas PUPR Kota Gorontalo untuk melakukan evaluasi secara berkala, pelaksanaan pekerjaan fisik yang mengalami keterlambatan.” pinta Marten kepada Rifadli Bahsuan.
Marten berharap terutama pemasangan u ditch drainase di Jalan Nani Wartabone. Sejauh ini, pemasangannya belum rampung sepenuhnya.
"Ini saya minta pada pelaksana di lapangan untuk memacu pekerjaan karena di akhir tahun harus sudah selesai semua. Sebenarnya saya sudah target di akhir September, akan tetapi saya lihat dari hasilnya maka yang saya minta bisa dilakukan sampai di akhir Oktober-November,” kata dia.
Lalu untuk proyek SPAM Dumbo Raya ia juga menyoroti pengerjaanya. “Untuk tiga instalasi pengolahan air, baik di Dumbo Raya, Dungingi, dan Tanggilingo ini juga saya minta untuk dipacu segera agar distribusi air makin normal dan bisa memenuhi cakupan layanan di seluruh wilayah kota,” tambahnya.
Dari lima proyek di Kota Gorontalo, Marten memuji kemajuan proyek Pasar Sentral yang kini sudah 92 persen.
“Pasar sentral ini saya lihat kemajuannya sudah luar biasa, sudah di atas 92 persen, dan bulan depan ini sudah harus diselesaikan semua, sehingga pada akhir tahun minimal Oktober, November saya sudah bisa mengatur untuk para pedagang, dan melaksanakan aktivitas di Pasar Sentral,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Rifaldi Bahsuan, Kadis PUPR Kota Gorontalo menjelaskan, pihaknya memang menargetkan proyek-proyek itu selesai 2022 ini.
"Karena banyak halangan, jadi kami akan targetkan November atau desember akan selesai semua pekerjaan di Kota Gorontalo,” janji Rifaldi.
Demi percepatan pengerjaannya, Rifaldi membutuhkan dukungan organisasi perangkat daerah (OPD) dan masyarakat.
“Sekali lagi kita harus bahu-membahu dalam menyukseskan pekerjaan, perlu juga dukungan dari seluruh stakeholder dalam percepatan pekerjaan infrastruktur, jadi harus ada dukungan penuh dari kalangan masyarakat (juga),” tutup Rifaldi. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/05082022_Proyek-RSAS_Marten-Taha.jpg)