Capres 2024

Puan Maharani Ramaikan Bursa Capres: Begini Tanggapan PDIP Gorontalo

Ketua Fraksi PDIP DPRD Provinsi Gorontalo Laode Haimudin mengatakan, Puan Maharani berpeluang diusung PDIP pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Editor: Lodie Tombeg
Kolase TribunGorontalo.com
Puan Maharani dan Ketua Fraksi PDIP DPRD Provinsi Gorontalo Laode Haimudin. Kader PDIP Gorontalo ini mengatakan, Puan Maharani berpeluang diusung PDIP pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Kader PDIP Gorontalo menyambut hangat keinginan relawan mencalonkan Puan Maharani sebagai calon presiden dari PDIP.

Ketua Fraksi PDIP DPRD Provinsi Gorontalo Laode Haimudin mengatakan, Puan Maharani berpeluang diusung PDIP pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

"Persoalan capres memang sejauh ini yang berpeluang Puan Maharani akan tetapi siapa yang akan di usung itu kewenangan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri. Kami tidak tau menahu siapa yang akan diusung karena itu hak prerogratif Ketua Umum (Megawati)," katanya kepada TribunGorontalo.com, Selasa (2/8/2022).

Deklarasi Puan Maharani sebagai capres kian masif di Tanah Air. Terbaru, dukungan berasal dari masyarakat Banten.

Masyarakat dari kelompok buruh, tani, tokoh masyarakat dan pemuda yang menyebut dirinya Relawan Pejuang Puan Maharani Banten dideklarasikan di Pandeglang, Minggu 30 Juli 2022.

Jauh sebelumnya, kader PDIP Sulawesi Utara kompak mengusung cucu Proklamator RI Soekarno itu maju pada pesta demokrasi tahun 2024.

Koordinator Relawan Pejuang Puan Maharani Banten Dzakir Irham mengatakan, relawan tersebut terbentuk sebagai dukungan kepada Puan Maharani untuk maju dalam kontestasi sebagai presiden pada Pemilu 2024.

"Deklarasi rakyat ini menggambarkan situasi politik di Banten, di mana Puan Maharani mendapat tempat di sebagian besar kelompok tani, buruh, masyarakat desa, seluruh peserta deklarasi tidak ada satupun dari kader Parpol, murni masyarakat di tingkat bawah," ujarnya melalui keterangan tertulisnya, Senin 1 Agustus 2022.

Banten Selatan yang didominasi kelompok masyarakat agraris, kata dia, menyambut antusias munculnya nama Puan Maharani menjadi salah satu capres yang mulai ramai diperbincangkan publik.

"Banten juga terbukti ramah terhadap pemimpin perempuan, banyak pemimpin perempuan lahir di Banten, sehingga masyarakat punya perasaan berbeda ketika ada Puan Maharani sebagai kandidat Capres 2024, gerakan ini semoga diikuti masyarakat provinsi lain," katanya.

Pengamat Politik Universitas Islam Syekh Yusuf Adib Miftahul bukti jika Puan Maharani sosok yang sebenarnya hadir dalam ingatan kolektif masyarakat.

"Munculnya relawan-relawan Puan Maharani di berbagai daerah, salah satunya di Banten adalah getaran politik perlawanan terhadap hasil survey. Karena Puan kalau disurvei sering tidak masuk urutan atas. Makanya getaran politik dengan deklarasi ini saya kira penting, bahwa pesan yang disampaikan adalah pilpres bukan soal survei saja yang penting, terapi akar rumput militansi juga punya andil besar," ujarnya.

Dukungan dari kelompok masyarakat akar rumput ini dinilai Adib wajar, karena PDIP adalah partai wong cilik yang dekat dengan pemilih di akar rumput.

Menurutnya, dengan fenomena kemunculan relawan-relawan yang menyatakan diri mendukung Puan sebagai capres, Puan Maharani berpeluang besar diusung sebagai capres dari PDIP.

"Ditambah Puan Maharani adalah elite dari PDIP yang nota bene partai pemenang pemilu dengan suara 19 juta lebih."

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved