Senin, 9 Maret 2026

Bincang Bola

Klub Liga Primer Inggris Bahas Kemungkinan Hilangkan 'Tradisi' Berlutut Sebelum Pertandingan

Klub-klub Liga Primer Inggris ingin berhenti dari 'tradisi' berlutut, setiap sebelum pertandingan pada musim 2022/23 mendatang.

Tayang:
zoom-inlihat foto Klub Liga Primer Inggris Bahas Kemungkinan Hilangkan 'Tradisi' Berlutut Sebelum Pertandingan
Kolase Twitter
Klub-klub Liga Primer Inggris berlutu sebelum pertandingan 

TRIBUNGORONTALO.COM - Klub-klub Liga Primer Inggris membahas tentang kemungkinan menghilangkan 'tradisi' berlutut, yang kerap dilakukan setiap sebelum pertandingan pada musim 2022/23 mendatang.

Keputusan itu dilaporkan, setelah pertemuan antara 20 klub Liga Primer Inggris dengan beberapa kapten, dimana mayoritas setuju bahwa gerakan berlutut sebelum pertandingan itu telah 'kehilangan gravitasinya'.

Sejak kampanye 2020/21, setiap tim Liga Premier telah memberikan dukungannya di balik gerakan Black Lives Matter, dengan melakukan demonstrasi pra-pertandingan yang melibatkan para pemain yang berlutut.

Protes pertama kali diperkenalkan oleh mantan quarterback NFL Colin Kaepernick pada tahun 2016 ketika bintang-bintang besar lainnya seperti Lewis Hamilton segera mengikuti setelah kematian George Floyd di Amerika Serikat pada tahun 2020.

Gerakan anti-rasisme Liga Primer menerima pujian luas dari komunitas olahraga yang lebih luas, ketika pertama kali dimulai.

Namun seiring berjalannya waktu, semakin banyak pemain yang menentangnya, seperti Wilfried Zaha dan Ivan Toney.

Dilansir dari Dailymail, beberapa kapten Liga Premier telah sepakat bahwa berlutut seharusnya hanya terjadi sebelum pertandingan 'terpilih' 'di tengah meningkatnya kekhawatiran bahwa gerakan itu telah kehilangan gravitasinya'.

Dipahami bahwa demonstrasi tersebut dapat dicadangkan untuk pertandingan yang disiarkan televisi serta derby lokal untuk memastikan bahwa sebagian besar perhatian tertuju padanya jika memungkinkan.

Tetapi sementara sebagian besar klub masih terbuka dengan gagasan untuk melakukannya, beberapa tidak.

Laporan itu juga menyatakan bahwa Bournemouth yang baru-baru ini dipromosikan tidak akan bertekuk lutut sama sekali dengan para pemain memutuskan bahwa langkah tersebut telah 'berjalan dengan sendirinya'.

Mail on Sunday telah menemukan bahwa kapten klub bertemu dengan Liga Premier pada hari Kamis, untuk membahas sejumlah masalah termasuk cedera lutut.

Kesepakatan bersama tidak tercapai, setelah sejumlah kapten klub mempertanyakan apakah gestur tersebut harus dikurangi atau dihentikan setelah dua tahun. (*)

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved