Pengunjung Mall Gorontalo Tolak Pemberlakuan Vaksin Booster Sebagai Persyaratan Masuk

Terhitung mulai hari ini, Minggu (17/7/2022) pemerintah memberlakukan vaksin booster bagi Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) di Mall

TribunGorontalo.com
Pintu Utara Mall Gorontalo, Minggu (17/7/2022) malam. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Terhitung mulai hari ini, Minggu (17/7/2022) pemerintah memberlakukan vaksin booster bagi Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) di Mall dan pusat perbelanjaan lainnya.

Pantauan TribunGorontalo.com, di Mall Gorontalo yang terletak di Jalan HOS Cokroaminoto, Kota Gorontalo belum diberlakukan aturan tersebut.

Baik pintu barat maupun pintu timur Mall Gorontalo, tidak ada penerapan aturan vaksin boster bagi pengunjung Mall.

"Belum ada aturan terkait pemberlakukan syarat masuk harus Vaksin Boster untuk pengunjung, pak," ungkap salah satu petugas keamanan yang berada di pintu mall.

Hanya saja, kata petugas keamanan itu, pihak otoritas Mall Gorontalo tetap mewajibkan penggunaan masker untuk setiap penggunjung yang ingin memasuki Mall tersebut.

Sebagai informasi, sebelumnya pada Pintu Barat dan Pintu Utara, terdapat persyaratan yang mewajibkan pengunjung, untuk melakukan check in menggunakan aplikasi Peduli Lindungi.

Namun seiring menurutnya angka covid-19 di Gorontalo, aturan itu mulai dilonggarkan. Hanya saja, pengunjung yang ingin memasuki area bioskop XXI tetap diwajibkan melakukan scan aplikasi Peduli Lindungi di pintu masuk.

Namun pemberlakukan Vaksin Boster bagi penggunjung mall dan pusat perbelajaan menjadi polemik besar di masyarakat.

Putri Anisa (27) misalnya, merasa keberatan atas pemberlakuan vaksin booster, bagi pengunjung Mall atau pun tempat perbelanjaan.

Menurutnya, aturan tersebut terlalu berlebihan. Banyak masyarakat yang belum melakukan vaksin booster dikarenakan masalah kesehatan atau semacamnya.

"Sebenarnya kurang setuju untuk pemberlakuan Vaksin ketiga ini menjadi syarat masuk, karena capaian vaksin 1 dan 2 pun belum sepenuhnya terpenuhi 100 persen," kata Anisa.

Pemberlakuan seperti itu, lanjut dia, dapat menimbulkan banyak pertanyaan terhadap pemerintah, terlebih beberapa hari terakhir khususnya gorontalo sudah tidak di temukan kasus positif.

Senada dengan Anisa, Mohamad Iksan, selaku pengunjung Mall Gorontalo merasa keberatan terhadap pemberlakukan tersebut.

"Pemberlakukan seperti ini dapat berdampak buruk bagi Mall itu sendiri. Khususnya toko-toko yang berada dalam Gorontalo Mall, bisa saja bakalan menjadi sunyi, seperti pemberlakukan check in Peduli Lindungi sebelumnya," jelas Iksan. (*)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved