KIB Gorontalo

Adhan Dambea Temui Nelson Pomalingo, KIB Gorontalo Harus Solid Hadapi Pilgub

Jika Nelson Pomalingo menguat sebagai calon gubernur, harusnya KIB bersatu mendukung. Harapan itu didampaikan Adhan Dambea.

Editor: Lodie Tombeg
Kolase TribunGorontalo.com
Nelson Pomalingo dan Adhan Dambea. Jika Nelson Pomalingo menguat sebagai calon gubernur, harusnya KIB bersatu mendukung. Harapan itu didampaikan Adhan Dambea. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) Gorontalo harus lebih solid menghadapi Pilpres, Pilgub dan Pilkada 2024. Contohnya, jika Nelson Pomalingo menguat sebagai calon gubernur, harusnya KIB (Partai Golkar, PAN dan PPP) bersatu mendukung.

Harapan soliditas KIB Gorontalo terkait Pilpres, Pilgub dan Pilkada 2024 disampaikan politikus PAN Adhan Dambea saat bertemu Ketua DPW PPP Gorontalo Nelson Pomalingo di Hotel Aston Gorontalo, Minggu (17/7/2022).

Adhan didagang maju Pemilihan Wali Kota Gorontalo sedangkan Nelson dijagokan maju pada Pilgub Gorontalo 2024.

Usai rapat DPW PPP Provinsi Gorontalo, kader PAN Adhan Dambea temui Nelson. Adhan mengatakan, kehadirannya di Aston Hotel untuk menemui Nelson. Dia silaturahmi dan terus menjaga hubungan politik dengan pimpinan PPP Gorontalo itu.

"Silaturahmi antara politisi dan politisi. Di politik itu kentut saja bisa saja bernilai politik, apalagi pertemuan begini tentu ada nilai politiknya," ujarnya kepada TribunGorontalo, Minggu.

Bicara soal KIB yang dibentuk Partai Golkar-PPP-PAN, kata Adhan, koalisi nasional ini harusnya dari pusat sampai ke daerah. Tergantung kondisi daerah masing-masing.

Semisalkan jika Nelson menguat (cagub) harusnya Partai Golkar (termasuk PAN) harus mendukungnya. Jangan memaksakan diri, sementara sudah terbangun KIB.

Kata Adhan, KIB itu adalah sebuah instrumen untuk partai-partai di bawah. Kemarin Rakerda PAN sudah menetapkan Adhan untuk maju sebagai kandidat. Sambungnya, ia pun sudah ketemu dengan Ketua DPC PPP Kota Gorontalo.

Ditanyakan apakah ini sinyal koalisi antara pasangan Adhan-Achmad Monoarfa, ia mengatakan semua tergantung rakyat. Soal pasangan bisa saja.

"Kita kembalikan ke rakyat semuanya, tergantung rakyat semua," kata Adhan. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved