Perkembangan Esport Gorontalo Dinilai Pesat, Ini Buktinya

Setidaknya itu yang diungkapkan Ryza Mediansyah, Wakil Ketua organisasi eSport Indonesia (ESI) Gorontalo.

Penulis: Husnul Puhi |
TribunGorontalo.com/Adhe
Menurut sebuah laporan oleh Limelight Networks, orang Indonesia menghabiskan sekitar 8,54 jam per minggu untuk bermain game, yang sedikit lebih tinggi dari rata-rata (8,45 jam per minggu). 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Geliat olahraga elektronik atau eSport di Gorontalo, mulai terasa. Perkembanganya dinilai pesat.

Setidaknya itu yang diungkapkan Achmad Ryza Mediansyah, Wakil Ketua organisasi eSport Indonesia (ESI) Gorontalo.

Kata dia, jika menilik mesin pencari google, dapat dilihat bahwa banyak masyarakat Gorontalo yang mulai mencari tahu topik eSport di Gorontalo.

"Bisa di cek di Google Trends, Provinsi Gorontalo itu banyak peminatnya terkait olahraga ini," ungkap Ryza melalui telepon kepada TribunGorontalo.com, Senin (4/7/2022). 

Namun tidak cukup dengan itu, perkembangan pesat esport di Gorontalo, bisa dilihat dari mulai maraknya turnamen yang digelar.

Dari yang skala kecamatan, hingga skala provinsi, bahkan nasional. Orang-orang berlomba menggelar turnamen esport, karena dinilai peminatnya cukup massive. 

"Olahraga yang paling diminati oleh masyarakat Gorontalo yaitu olahraga game online, seperti Mobile Legends, PUBG Mobile, dan Free Fire," lanjut Ryza. 

Karena pesatnya perkembangan esport di Gorontalo, dan melihat potensinya ke depan, ESI Gorontalo mengaku kini sudah bergabung dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).

Atlet esport Gorontalo pun bermunculan. Pada pekan olahraga nasional (PON) Papua yang baru-baru ini digelar misalnya, tim esport Gorontalo berhasil membawa pulang perunggu.

Tidak heran, esport lantas mendulang dukungan dari pemerintah. Pada 2020 kemarin, Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo mengukuhkan Pengurus Daerah Indonesia E-Sport Association (IESPA) Provinsi Gorontalo periode 2020 – 2025.

Dalam kesempatan itu, juga digelar Open Tournament E-Sport di Kabupaten Gorontalo.

Kata Nelson saat itu, bahwa IESPA akan menjadi wadah yang mendukung pihaknya dalam memberikan ruang khusus pemain esport. Terlebih melahirkan atlet esport berkualitas.

Lalu dalam waktu dekat ini Korem 133 NWB (Nani Wartabone) akan menggelar turnamen e-sport.

Turnamen ini memperebutkan Piala Kasad 2022 wilayah Gorontalo dan didukung juga oleh ESI Gorontalo

Jika melihat data secara nasional, allcorrectgames.com mencatat, pasar game di Indonesia disebut sebagai yang terbesar ke-16 di dunia, dan terbesar di Asia Tenggara. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved