Pilpres 2024

KIB Menjadi Lawan Terberat Koalisi Prabowo-Muhaimin di Gorontalo

Koalisi Indonesia Bersatu atau KIB menjadi lawan terberat Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya yang menjagokan Prabowo-Muhaimin di Provinsi Gorontalo.

Editor: Lodie Tombeg
Kolase TribunGorontalo.com
KETUA PARPOL - (kiri ke kanan) Ketua DPW PKB Gorontalo Nihayatul Wafiroh, Ketua DPD Gerindra Elnino Mohi, Ketua DPD Golkar Rusli Habibie, Ketua DPW PPP Nelson Pomalingo, Ketua DPW PAN Anas Jusuf. Koalisi Indonesia Bersatu atau KIB menjadi lawan terberat Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya yang menjagokan Prabowo Subianto-Muhaimin Iskandar di Provinsi Gorontalo. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Koalisi Indonesia Bersatu atau KIB menjadi lawan terberat Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya yang menjagokan Prabowo Subianto-Muhaimin Iskandar di Provinsi Gorontalo.

KIR yang dibentuk Partai Gerindra dan Partai Kebangkitan Bangsa harus kerja keras menghadapi KIB dari Partai Golkar, Partai Amanat Nasional dan Partai Persatuan Pembangunan sebagai penguasa.

KIB memiliki modal elektoral 286.284 suara atau 41,58 persen. Sementara KIR punya modal elektoral 99.721 suara atau 14,48 persen pemilih di Provinsi Gorontalo.

Modal 14,48 persen suara KIB di Gorontalo paling banyak disumbang Partai Gerindra, yakni 87.748 suara atau 87,99 persen, sisanya disumbang Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Suara Prabowo-Muhaimin (14,48 persen)  di Gorontalo mengacuh dari hitungan 688.445 suara sah hasil Pemilu Legislatif tahun 2019 untuk DPR RI.

Berikut ini urutan hasil perolehan suara pileg DPR RI di Provinsi Gorontalo:

Partai Golkar: 194.660 (suara)

Partai NasDem: 169.509

Partai Gerindra: 87.748

PPP: 69.784

PDIP: 37.423

Partai Demokrat: 35.212

PKS: 24.945

PAN: 21.840

Partai Berkarya: 13.786

PKB: 11.973

Partai Hanura: 7.041

Partai Perindo: 6.116

PSI: 3.491

Partai Garuda: 2.390

PBB: 1.937

PKPI: 590

Suara Sah: 688.445

Suara Tidak Sah: 32.587

Total Suara: 721.032

Andalkan Elektabiitas Prabowo

Sementara di tingkat nasional, kesepakatan kerja sama yang dibangun antara Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dengan Partai Gerindra dalam menyongsong Pemilu Serentak 2024 semakin matang.

Wakil Ketua Umum Bidang Pemenangan Pemilu DPP PKB Jazilul Fawaid mengatakan setelah pertemuan kedua elite partai politik beserta ketua DPW PKB dan DPD Gerindra se-Indonesia di Jakarta pada Kamis (30/6/2022) malam, mesin partai kedua parpol langsung tancap gas hingga di tingkat bawah.

”Ternyata animo dari para pengurus dan publik atas kerjasama yang disepakati antara PKB dan Gerindra ini luar biasa. Mereka langsung berjalan, langsung gerak. Mesin politik PKB dan Gerindra sama-sama langsung hidup. Itu menurut saya petanda yang baik. Artinya PKB dan Gerindra sama-sama memiliki keyakinan untuk menang. Dua mesin politik ini begitu connect dan langsung jalan,” ujar Gus Jazil kepada wartawan di Jakarta, Jumat (1/7/2022).

Gus Jazil mengatakan bahwa dalam kesepakatan kerjasama yang dibangun sejak awal dalam Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya ini, kedua partai sudah memiliki hitung-hitungan yang kuat bahwa ketika dua kekuatan besar ini bersatu dengan mengusung duet Prabowo-Muhaimin atau Muhaimin-Prabowo maka hasilnya akan sukses di Pemilu 2024.

”Gus Muhaimin dan Pak Prabowo ini sama-sama ketua umum parpol. Keduanya punya mesin komando kepada struktur partai sampai tingkat bawah. Masing-masing punya plus minusnya, tapi kami sudah berhitung. Gus Muhaimin dan Pak Prabowo, punya dua kekuatan yakni sama-sama ketum parpol. Soal siapa nanti yang menjadi capres atau cawapres, tinggal dibicarakan,” ucapnya.

Menurutnya, bertemunya dua kekuatan in didasari atas keyakinan yang kuat dari kedua belah pihak bahwa ketika dua kekuatan ini bertemu maka akan menjadi kekuatan yang dahsyat.

”Kami sama-sama yakin, PKB-Gerindra bersatu akan menang, meskipun selama ini PKB dan Gerindra belum pernah berkoalisi. Jadi, koalisi ini dibangun untuk menang, bukan hanya untuk bisa nyalon. Kalau cuma untuk bisa menjadi calon, PKB punya banyak pilihan,” katanya.

Gus Jazil mengatakan bahwa selama ini PKB dari pemilu ke pemilu hanya menjadi pengusung. Pada Pilpres 2019 lalu, misalnya, KH Maruf Amin yang berpasangan dengan Joko Widodo memang diusung oleh PKB.

”Tapi Kiai Maruf Amin bukan ketua umum. Hari ini, Gus Muhaimin sebagai ketum PKB yang diberikan amanat oleh partai untuk maju dalam pilpres 2024. Gus Muhaimin dan Pak Prabowo ini kombinasinya sudah cocok. Sama-sama ketua umum, punya pengalaman mengelola partai, punya penggalaman menggerakkan organisasi. Pak Prabowo juga diterima oleh para kiai, Pak Muhaimin juga memiliki hubungan yang baik dengan kiai dan para tokoh nasionalis yang lain,” ujarnya.

Di sisi lain, meski kerjasama kedua partai sudah semakin mantap bahkan sudah ada pertemuan ketua DPD dan DPW di antara ketua partai.

Namun, bukan berarti keduanya menutup diri terhadap kemungkinan bergabungnya parpol lain dalam Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya ini.

"Jadi kami dan Gerindra selain bersepakat untuk menjalin kerja sama, juga bersepakat untuk tetap membuka kerjasama dengan parpol-parpol lain seperti PKS atau lainnya. Kami sepakat untuk tidak menutup partai lain bergabung,” katanya.

Berikut hasil survei tingkat elektabilitas capres 2024 versi Lembaga Survei Jakarta (LSJ):

Prabowo Subianto 29,4 persen

Ganjar Pranowo 22,2 persen 

Anies Baswedan 17,4 persen 

Ridwan Kamil 6,5 persen 

Sandiaga Uno 4,6 persen 

Basuki Tjahja Purnama 3,6 persen 

Erick Thohir 3,4 persen 

Agus Harimurti Yudhoyono 3,2 persen 

Dedi Mulyadi 3 persen 

Moeldoko 2,8 persen

Muhaimin Iskandar 1,1 persen

Mahfud Md 0,6 persen 

Gatot Nurmantyo 0,5 persen 

Puan Maharani 0,2 persen 

Airlangga Hartarto 0,2 persen 

Khofifah Indar Parawansa 0,1 persen 

La Nyalla Mattalitti 0,1 persen 

Undecided voters 1,1 persen

Perolehan kursi DPR RI Pemilu 2019:

1. PDI-P: 128 kursi (22,26 persen)

2. Golkar: 85 kursi (14,78 persen)

3. Gerindra: 78 kursi (13,56 persen)

4. Nasdem: 59 kursi (10,26 persen)

5. PKB: 58 kursi (10,08 persen)

6. Demokrat: 54 kursi (9,39 persen)

7. PKS: 50 kursi (8,69 persen)

8. PAN: 44 kursi (7,65 persen)

9. PPP: 19 kursi (3,3 persen)

(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved