Masih Eksis di Gorontalo, Begini Cara Bermain Bola Neka

Terpantau ada empat orang anak yang sedang bermain bola neka di halaman rumah dari salah seorang ke empat anak tersebut.

TribunGorontalo.com
Anak-anak Kelurahan Tenilo, Kota Gorontalo bermain bola neka 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Berdasarkan Kalender Pendidikan tahun ajaran 2021-2022, hari libur sekolah jatuh pada bulan Juni sampai Juli. Anak-anak berdomisili di Jalan Anoa, Kelurahan Tenilo, Kecamatan Kota Barat, Kota Gorontalo, memilih permainan bola neka dalam mengisi hari libur mereka pada pagi hari, Selasa (28/6/2022).

Terpantau ada empat orang anak yang sedang bermain bola neka di halaman rumah dari salah seorang ke empat anak tersebut. Mereka adalah Umar Al-Hasni (9), Alif Beiki (9), Linda Beiki (16), dan Taufik Aliwu (9).

Linda Beiki sebagai anak tertua dari ke empat anak tersebut mengaku, mereka bermain bola neka ini dari Pukul 10.00 Wita pagi hari tadi.

"Torang barmain ini Neka tergantung taman yang ba pangge, kalau so ada satu orang yang ba pangge baru torang somo ba kumpul," ungkap Linda dengan Dialek Gorontalo-nya kepada Tribun Gorontalo.

"Torang dari hari senin kemarin so libur, jadi setiap pagi jam 10 bagitu torang jaga ba kumpul mo barmain ini neka," ujar Umar.

Permainan bola neka merupakan permainan tradisional Gorontalo, dalam hal ini permainannya memasuki bola pijal kecil ke dalam lubang pengisian.

Dalam permainan ini, ada tiga lubang berjajar yang harus diisi oleh pihak pemain, setiap lubangnya memiliki jarak tertentu, dan harus mengisi sampai dengan sepuluh pengisian.

Baca juga: Teknologi Makin Pesat, Bocah Kelurahan Tenilo-Gorontalo Lestarikan Permainan Bola Neka

Permainan ini juga membutuhkan dua pemain, masing-masing harus memiliki bola neka tersebut.

Adapun cara bermain dan aturan dari permainan bola neka, sebagai berikut:

1. Pemain melempar Bola Neka ke lubang pertama, untuk mengambil hak pengisian yang pertama, dalam hal ini Bola Neka harus berada paling dekat dengan jarak lubang yang pertama.

2. Pihak pertama berhak mengisi bola neka ke lubang kedua, dan bisa juga menjauhkan bola lawannya dari lubang pertama, dengan cara menggunakan bola neka yang pihak pertama miliki, tujuannya untuk memperjauh bola lawan.

3. Jika dari salah satu pemain tidak mengenai bola neka milik musuhnya, maka pihak musuh berhak untuk mengambil gilirannya. Dengan jalur mengisi bola terlebih dahulu ataupun memukul bola milik lawannya.

Permainan bola neka kini sudah tergerus zaman sehingga jarang dimainkan anak-anak. (*)

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved