IIM 2022 Bali
Wawancara Eksklusif Agus Prayogo: Menantang, Berangkat Turunan, Baliknya Menanjak
Agus Prayogo menjadi yang tercepat pada lari di trek cukup menantang. Saat berangkat, jalur menurun, balik menanjak.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/260622-Agus-Prayogo-2.jpg)
Laporan wartawan Tribun Bali, Adrian Amurwonegoro
TRIBUNGORONTALO.COM, Denpasar - Agus Prayogo finisher kategori mull marathon 42 K event Indonesia International Marathon (IIM) 2022 di Bali mengaku trek cukup menantang. Saat berangkat, jalur menurun, balik menanjak.
Sebanyak 450 peserta mengikuti kategori full marathon 42 Kilometer Indonesia International Marathon (IIM) 2022, Agus Prayogo menjadi yang tercepat pada Minggu (26/6/2022). Trek cukup menantang. Saat berangkat, jalur menurun, balik menanjak.
Agus Prayoga dan ratusan pelari lainnya mengawali start full Marathon tepat pukul 04.30 Wita pada trek cukup menantang seperti jalan menurun dan menanjak.
Agus mencarat waktu 2 jam 36 menit untuk memasuki garis finish.
Sesampai garis finish usai menempuh jarak 42 K, Agus tak tumbang, ia masih menyimpan banyak tenaga melayani foto dari para penggemarnya peserta lari lain dan menerima ucapan selamat dari runners lain.
Kepada Tribun Bali, Agus menyampaikan bahwa kemenangan ini sudah ia targetkan, Agus menyiapkan persiapan maksimal menjelang event IIM 2022.
"Ya pagi ini targetnya juara, tapi untuk rekor memang cukup berat," kata Agus dijumpai Tribun Bali usai finish.
Meski belum mampu memecahkan rekor namun, pria kelahiran Bogor ini bersyukur dan tampil maksimal mengikuti ajang IIM 2022 yang diselenggarakan KONI bersama Tribun EO sebagai event internasional pertama pasca pandemi COVID-19 merebak.
Salah satu kendala, kata dia ialah iklim tropis di Indonesia yang menjadi tantangan memecahkan rekor Marathon di bawah 2 jam 19 menit.
"Negara tropis untuk lari di bawah 2 jam 19 menit itu impossible," ujar putra dari Prayitno dan Supriyaningsih itu
Menurut Agus, rute yang dilalui dalam ajang IIM 2022 dari kawasan Sanur hingga Seminyak lalu kembali ke Sanur memiliki medan yang cukup menantang.
"Cukup menantang, pas berangkat turunan, pas baliknya menanjak berasa, namun dari awal sampai finis steril, mantap" ucap Agus yang juga anggota TNI AD itu.
IIM dibuka oleh Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Marciano Norman, CEO Tribun News Network Dahlan Dahi, Ketua KONI Bali, I Gusti Ngurah Oka Darmawan dan Ketua IIM 2022 Harjo Supoyo.
"Terima kasih para runners sudah hadir dalam Indonesia International Marathon, tunjukkan prestasimu, pecahkan rekormu, tembus batas maksimal," seru Ketua IIM 2022 Harjo Supoyo sesaat sebelum pelepasan pelari