Haji Gorontalo
Estimasi Masa Tunggu Ibadah Haji Reguler Gorontalo Capai 16 Tahun
Estimasi masa tunggu ibadah haji Gorontalo terbilang masih lebih cepat dibanding Sulawesi Selatan yang mencapai 46 tahun.
Penulis: Redaksi |
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/23062022_replika-kabbah_Asrama-haji-Gorontalo.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Estimasi masa tunggu ibadah haji Gorontalo sesuai data Siskohat mencapai 16 tahun.
Memang, estimasi masa tunggu ibadah haji reguler disebut semakin lama setiap tahunnya. Posisi terakhir untuk masa waiting list mencapai 96 tahun.
Estimasi masa tunggu ibadah haji Gorontalo terbilang masih lebih cepat dibanding Sulawesi Selatan yang mencapai 46 tahun.
Kasubdit Siskohat Ditjen PHU, Hasan Afandi menjelaskan, mundurnya estimasi keberangkatan haji disebabkan bilangan daftar tunggunya didasarkan pada kuota tahun tahun berjalan.
“Estimasi keberangkatan selalu menggunakan angka kuota tahun terakhir sebagai angka pembagi. Tahun ini kebetulan kuota haji Indonesia hanya 100.051 atau sekitar 46 persen dari kuota normal tahun-tahun sebelumnya,” kata Hasan Afandi dalam keterangannya, dikutip Kamis, 23 Juni 2022.
Estimasi daftar tunggu ini akan terus berjalan sampai pemerintah mendapatkan kepastian kuota haji 1444 H/2023 M atau tahun depan.
"Jika kuota kembali normal, misalnya kembali ke 210 ribu atau bahkan lebih, maka estimasi keberangkatan akan mengalami penyesuaian," tuturnya.
Adapun sesuai data Siskohat, masa tunggu haji tercepat mencapai 12 tahun, dan terlama adalah Sulawesi Selatan tersebut.
Berikut ini daftar lengkap masa tunggu haji seluruh provinsi di Indonesia.
1. Aceh, 31 tahun
2. Sumatera Utara, 19 tahun
3. Riau, 24 tahun
4. Kepulauan Riau, 21 tahun
5. Jambi, 30 tahun
6. Sumatera Barat, 23 tahun
7. Bengkulu, 14-31 tahun
8. Sumatera Selatan, 22 tahun
9. Bangka Belitung, 25 tahun
10. Lampung, 21 tahun
11. DKI Jakarta, 25 tahun
12. Banten, 25 tahun
13. Jawa Barat, 16-27 tahun
14. Jawa Tengah, 29 tahun
15. Jawa Timur, 32 tahun
16. Yogyakarta, 30 tahun
17. Bali, 26 tahun
18. Nusa Tenggara Barat, 34 tahun
19. Nusa Tenggara Timur, 22 tahun
20. Kalimantan Barat, 13-24 tahun
21. Kalimantan Tengah, 25 tahun
22. Kalimantan Selatan, 36 tahun
23. Kalimantan Timur, 12-38 tahun
24. Kalimantan Utara, 15-35 tahun
25. Sulawesi Barat, 18-36 tahun
26. Sulawesi Tengah, 21 tahun
27. Gorontalo, 16 tahun
28. Sulawesi Utara, 16 tahun
29. Sulawesi Tenggara, 25 tahun
30. Sulawesi Selatan, 22-46 tahun
31. Maluku Utara, 13-24 tahun
32. Maluku, 12-17 tahun
33. Papua Barat, 9-25 tahun
34. Papua, 23 tahun
(*)