Capres 2024
Charta Politika: Tiga Ketum Parpol Masuk 10 Besar Survei Capres
Tiga ketua umum partai politik masuk 10 besar survei calon presiden versi Charta Politika Indonesia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/070522-Airlangga-AHY.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Jakarta - Tiga ketua umum (ketum) partai politik masuk 10 besar survei calon presiden versi Charta Politika Indonesia.
Pertama, Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono dan Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto.
Sementara elektabilitas Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo melonjak pasca agenda Rakernas V Projo di Magelang.
Di mana dalam agenda tersebut Presiden Jokowi dianggap memberikan sinyal dukungan terhadap Ganjar Pranowo maju sebagai Calon Presiden (Capres) dalam Pilpres 2024.
Hal itu sebagaimana hasil survei terbaru yang dikeluarkan oleh Charta Politika bertajuk ‘Membaca Situasi Politik dan Konstelasi Elektoral Pasca Rakernas Projo’ pada Senin (13/6/2022).
"Yang jelas saya bisa mengatakan pada momen pasca Rakernas Projo, Ganjar Pranowo bisa dikatakan angkanya ada di atas 30 persen, bahkan di simulasi 10 nama. Dan bisa dikatakan melesat cukup naik kalau kita nanti lihat data trend," kata Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya saat menyampaikan hasil surveinya secara daring, Senin (13/6/2022).
Kendati begitu, Yunarto menegaskan kenaikan elektabilitas Ganjar ini tidak bisa secara langsung dikaitkan dengan agenda Rakernas tersebut.
"Kalau kita lihat di sini ada tingkat elektabilitas yang sudah pada rentan cukup jauh karena mas Ganjar Pranowo saat sampel diambil pasca Rakernas Projo kita tak bisa langsung mengkaitkan," ucap dia.
Dalam survei ini juga disajikan terkait elektabilitas 10 nama figur yang menjadi kandidat calon presiden.
Di mana nama
- Gubernur Jateng Ganjar Pranowo 31,2 persen
- Menhan Prabowo Subianto dengan 23,4 persen
- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan 20,0 persen
- Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil 4,6 persen
- Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno suara 3,6 persen
- Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono 3,3 persen