Wisata Saronde Gorontalo

Nasib Festival Saronde Usai Pulaunya Dikuasai Bule Jerman

Sebab, walaupun digelar di pulau lain, tentu akan berbeda namanya. Lagian, selama ini yang ...

Editor: Wawan Akuba
TribunGorontalo.com/Ist
Potret interior Villa di Blue Bay Divers Saronde Island. Villa ini diklaim bergaya Bali. Dilengkapi sejumlah fasilitas. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Festival Saronde yang jadi event tahunan Pemerintah Gorontalo Utara, kini kehilangan tempat setelah Pulau Saronde dikuasai bule asal Jerman

Sebab, walaupun digelar di pulau lain, tentu akan berbeda namanya. Lagian, selama ini yang menarik animo masyarakat ke festival itu karena ada dukungan dari landscape Pulau Saronde. 

“Benar mungkin tahun depan Festival Saronde itu sudah buka kami lagi (Pemerintah Gorut) yang melaksanakan,” ungkap Yasin Ali, staf Pariwisata Kabupaten Gorontalo Utara kepada TribunGorontalo.com. 

Menurut dia, pihaknya kemungkinan tidak bisa lagi menempatkan Festival Saronde di Pulau Saronde, karena memang saat ini sudah dikelola pihak ketiga. 

Terlebih, pulau itu kini menjadi destinasi wisata privat premium. Artinya, pasarnya memang khusus wisatawan international.

Namun, tidak menutup kemungkinan nanti Festival Saronde akan dikelola oleh investor tersebut. 

Rancangan dan konsepnya tentu akan juga dilakukan sendiri oleh investor itu. 

“Mereka yang akan menentukan konsep nya seperti apa kita tunggu saja,” tambah Yasin.

Alternatif lain kata Yasin, bisa saja festival tahunan itu digelar di tempat lain. 

“Kalau event tahunan itu tetap akan kami akan adakan, hanya saja mungkin sudah buka di Saronde lagi, bisa jadi di Pulau Diyonumo, Pantai Minanga atau pulau-pulau lainya,” tutup Staf Pariwisata Gorut tersebut.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved