Waspada Gelombang Setinggi 6 Meter pada Sabtu 11 Juni 2022: Teluk Tomini-Gorontalo Tidak Termasuk

Perairan Teluk Tomini dan Laut Sulawesi tidak termasuk. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini.

Editor: Lodie Tombeg
TribunPalu.com
Ilustrasi gelombang laut 

TRIBUNGORONTALO.COM, Jakarta - Perairan Teluk Tomini dan Laut Sulawesi wilayah perairan Gorontalo tidak termasuk. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini gelombang tinggi yang berlaku sejak Sabtu (11/6/2022) pukul 07.00 WIB hingga Minggu (12/6/2022) pukul 07.00 WIB.

Dikutip dari maritim.bmkg.go.id, satu area perairan berpotensi terjadi gelombang tinggi 4 meter hingga 6 meter.

Dalam narasinya dijelaskan pola angin di wilayah Indonesia bagian utara dominan bergerak dari Timur - Selatan dengan kecepatan angin berkisar 5-15 knot, sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan dominan bergerak dari Timur - Tenggara dengan kecepatan angin berkisar 5-25 knot.

Kecepatan angin tertinggi terpantau di Perairan Kep. Nias - Kep. Mentawai, Selat Sumba, Perairan Kupang - P. Rote, Laut Banda, dan Laut Arafuru.

Berikut kondisi laut di beberapa perairan Indonesia yang Tribunnews.com kutip dari maritim.bmkg.go.id.
Area Perairan Dengan Gelombang Sedang (1,25 - 2,5 m)

- Selat Malaka

- Perairan Timur P. Simeulue - Kep. Mentawai

- Selat Sumba bagian Timur

- Selat Ombai

- Laut Jawa bagian Timur Masalembo

- Selat Makassar bagian Selatan

- Perairan Kep. Selayar

- Laut Flores

- Perairan Kep. Baubau

- Perairan Manui - Kendari

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved