Ingin Leluasa ke Pilkada Boalemo, Noho: PDI-P Harus Menang di Pileg 2024

Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menetapkan Pilkada Serentak 2024 pada 27 November. Pendaftaran calon kepala daerah dari parpol politik.

Penulis: redaksi | Editor: lodie tombeg
Facebook Eka Putra
Pengurus PDI Perjuangan Kabupaten Boalemo bersama pengurus DPC kabupaten/kota lainnya. 

Laporan Rondald Rampi, wartawan TribunGorontalo.com dari Boalemo

TRIBUNGORONTALO.COM, Tilamuta - Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menetapkan Pilkada Serentak 2024 pada 27 November. Pendaftaran calon kepala daerah dari parpol politik harus menunggu hasil Pemilu 14 Februari 2024.

Jika ingin memperoleh 'tiket' menuju pilkada, partai politik harus bisa memperoleh kursi mayoritas pada Pemilihan Legislatif (Pileg) di tahun 2024.

Pasalnya, hasil perolehan kursi fraksi di parlemen itulah yang akan menjadi dasar perhitungan bagi partai politik, apakah akan menjadi partai pengusung atau pendukung. 

Ketua DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Kabupaten Boalemo, Karyawan Eka Putra Noho memastikan partainya untuk bisa meraih perolehan suara terbanyak pada Pileg tahun 2024 di Kabupaten Boalemo.

Hal ini dilakukan untuk bisa mempermudah langkah Banteng Moncong Putih dalam menghadapi Pilkada Kabupaten Boalemo di tahun 2024.

"Kita akan fokus dulu pada perolehan kursi di parlemen melalui Pileg. PDI Perjuangan berusaha untuk bisa mempertahankan 7 kursi. Bila diizinkan oleh masyarakat kami berusaha menambah 1 kursi menjadi 8. Namun kalau pun akan menurun perolehan, ya minimal turun 1 kursi saja. Dan ini adalah hitungan yang realistis," tegas Eka saat berbincangan dengan TribunGorontalo.com di rumah jabatan Ketua DPRD Kabupaten Boalemo pada Selasa (7/6/2022) sore.

Jika PDI Perjuangan bisa meraih suara terbanyak dan menjadi partai politik pemenang di Kabupaten Boalemo pada kontestasi politik tahun 2024, maka pihaknya bisa leluasa mengutus figur yang akan dijagokan pada Pilkada.

"Target kita (PDI-Perjuangan) adalah menguasai parlemen. Supaya nanti saat Pilkada, kita akan leluasa menentukan siapa yang akan diutus mengikuti Pilkada," papar politisi yang kini menjabat sebagai Ketua DPRD Kabupaten Boalemo itu. 

Saat ini, PDI Perjuangan menjadi partai penguasa di parlemen Boalemo. Dengan perolehan 7 kursi pada Pileg 2019 silam, mengantarkan PDI Perjuangan menduduki kursi pucuk pimpinan di DPRD Kabupaten Boalemo.

Sebanyak 7 kursi tersebut tersebar dari 3 daerah pemilihan (dapil) yang ada di Boalemo, masing-masing dapil I (Tilamuta-Botumoito-Mananggu) 2 kursi, dapil II (Dulupi-Wonosari) 3 kursi dan dapil III (Paguyaman-Paguyaman Pantai) ada 2 kursi. 

Seperti diketahui, Pemilu 2024 menjadi momentum sejarah pesta demokrasi di Indonesia. Pasalnya pada Pemilu 2024 mendatang, masyarakat akan melakukan pemilihan anggota legislatif (Pileg), pemilihan presiden dan wakil presiden (Pilpres) serta pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah (Pilkad).

Hasil yang diperoleh kursi partai politik pada Pileg baik ditingkat pusat, provinsi maupun kabupaten/kota, akan menjadi 'tiket' bagi partai politik apakah bisa mengusung bakal calon kepala daerah atau hanya akan berstatus partai politik pendukung. (*)

 

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved