Sabtu, 21 Maret 2026

Wanita Gorontalo Tewas di Tangan Suami

Empat Fakta Penting Wanita Gorontalo Tewas di Tangan Suami: Opin Baru Balik dari Manado

Viral peristiwa seorang wanita di Gorontalo dibunuh oleh suaminya pada Senin (6/6/2022).

Tayang:
Editor: Lodie Tombeg
zoom-inlihat foto Empat Fakta Penting Wanita Gorontalo Tewas di Tangan Suami: Opin Baru Balik dari Manado
Facebook
Pembunuhan di Gorontalo, PA alias Opin dibunuh suaminya adalah IP alias Fandi. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Viral peristiwa seorang wanita di Gorontalo dibunuh oleh suaminya pada Senin (6/6/2022).

Kejadian ini viral di media sosial setelah seorang pengguna Facebook membagikan info ini.

Terpantau di beranda Facebook, pengguna dengan nama FB Namora Tangahu membagikan info adanya KDRT yang berujung kamatian yang korbannya adalah seorang wanita dengan nama Popi Qeila.

Popi Qeila tewas di tangan sang suami IP alias Fandi.

Berikut ini 3 fakta yang berhasil dihimpun TRIBUNMANADO.CO.ID dari kejadian ini:

1. Terjadi di Talaga Gorontalo

Disadur dari TribunGorontalo.com seorang istri tewas di tangan suaminya.

Tempat kejadian (TKP) di Perumahan Altira, Desa Mongolato, Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo Senin malam 6 Juni 2022.

Wanita yang tewas itu adalah wanita berusia 29 tahun itu berinisial PA alias Opin alias Popi Qaeli.

Sementara suaminya adalah IP alias Fandi.

PA alias Opin alias Popi dibunuh suaminya adalah IP alias Fandi

Rumah tempat kejadian perkara di kompleks Perumahan Altira, Desa Mongolato, Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo, Selasa (7/6/2022).
Rumah tempat kejadian perkara di kompleks Perumahan Altira, Desa Mongolato, Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo, Selasa (7/6/2022). (TribunGorontalo.com/Apris Nawu)

2. Motif Pembunuhan

Belum jelas apa motif Fandi melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) hingga menyebabkan istrinya meninggal tersebut.

Hanya saja, usai melakukan pembunuhan, Fandi segera menyerahkan diri ke polsek setempat.

Diketahui kejadian ini viral di media sosial.

Seorang pengguna facebook bernama Namora, membagikan foto IP dalam keadaan bersimbah darah.

PA alias Opin alias Popi dibunuh suaminya adalah IP alias Fandi.

Pembunuhan di Gorontalo, PA alias Opin dibunuh suaminya adalah IP alias Fandi

Hingga artikel ini dimuat, postingan yang dibagikan 5 jam lalu itu sudah dibagikan lebih dari lima ribu kali, dan dikomentari oleh 229 orang pengguna facebook.

Pada foto yang disebarkan itu, tampak seorang polisi mendatangi TKP dan memeluk seorang anak.

Diduga itu anak keduanya. Ia tampak menangis.

“Yaa Allah p sadis skalii eeyy,,kypa dp laki bunuh kasiang,” tanya seorang netizen melalui komentar facebook itu.

Hingga berita ini dirilis, tim TribunGorontalo.com (Grub Tribun Manado) tengah berada di lokasi untuk mengumpulkan informasi.

Tempat kejadian perkara (TKP) pembunuhan di Telaga, Gorontalo. Seorang istri dikabarkan tewas di tangan suaminya sendiri. Kejadiannya pada malam Senin (7/6/2022) kemarin.

(Tempat kejadian perkara (TKP) pembunuhan di Telaga, Gorontalo. Seorang istri dikabarkan tewas di tangan suaminya sendiri. Kejadiannya pada malam Senin (7/6/2022) kemarin. (TribunGorontalo.com/AprisNawu)

3. Kesaksian Tetangga

Rumah kejadian perkara pembunuhan yang melibatkan pria berinisial IP (40) terhadap PA, kini diberi garis polisi (Police Line), Selasa (7/6/2022).

Pantauan TribunGorontalo.com, rumah yang berada di kompleks perumahan Altira, Desa Mongolato, Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo itu, sepi.

Namun, sejak pagi tadi, sejumlah tetangga terlihat mendatangi rumah itu, karena penasaran.

Namun, ketika dimintai keterangan, tetangga bungkam.

Mereka menghindari wartawan. “Saya tidak tahu pak,” tegas seorang tetangga.

Namun, seorang tetangga yang tidak mau disebutkan namanya mengaku, bahwa motif dari pembunuhan itu bisa jadi adalah kecemburuan.

“Karena mereka ini juga kadang suka bertengkar. Kalau yang saya dengar depe suami (suaminya) cemburu begitu,” tegas seorang tetangga.

Rumah itu berada di sudut perumahan. Bercat hijau dan orange.

Dari informasi sejumlah sumber, motif Fandi melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) itu karena cemburu.

Namun, informasi ini belum dikonfirmasi oleh otoritas terkait.

Saat ini, Fandi telah diamankan oleh polisi setempat, karena usai melakukan pembunuhan, ia menyerahkan diri.

4. Pelaku Serahkan Diri

Kasus pembunuhan istri oleh suami di Telaga, Kabupaten Gorontalo diduga bermotif cemburu.

Pelaku berinisial IP (40) cemburu terhadap korban istrinya AP (27). Pelaku kemudian menikam korban berulang kali hingga meninggal dunia pada Senin (6/6/2022) malam.

Demikian penjelasan Kapolsek Talaga Dimas W Wijaya melalui Kanit Reskrim Moh Frio Bandangan.

Kanit mengakui tim penyidik mendapatkan informasi kalau korban dan pelaku memang sering bertengkar.

"Penyebab sampai terjadi pembunuhan atau penikaman ini, korban berada di Manado. Dia pergi ke Manado itu karena diancam pelaku mau dipukul," kata Bandangan.

Selanjutnya, pelaku coba hubungi korban. Pelaku minta korban untuk pulang dari Manado ke Telaga.

"Kata pelaku sama korban, saya sudah tidak marah lagi sama kamu," ujar Kanit Reskrim menirukan ucapan pelaku, Selasa (7/6/2022).

Kanit Reskrim Frio menjelaskan, muncul pertikaian ini karena pelaku menganggap korban berselingkuh dengan pria lain.

“Jadi korban istrinya (dituduh) berselingkuh dengan pria lain," ujar Kanit Reskrim.

Saat ini, jenazah korban berada di Rumah Sakit (RS) Dunda Limboto, Kabupaten Gorontalo untuk dilakukan penanganan autopsi.

Pelaku langsung menyerahkan diri ke Polsek Telaga. "Pelaku kemudian dibawa ke Polres Gorontalo. Kasusnya ditangani Polres Gorontalo," ujar Bandangan. (Ind)

Artikel ini telah tayang di TribunManado.co.id dengan judul 3 Fakta Pembunuhan di Gorontalo, Popi Tewas di Tangan Suaminya, Tetangga: Saya Dengar Suami Cemburu

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved