Setelah PSG, Javier Tebas Kini Laporkan Manchester City dan Juventus

Presiden La Liga Javier Tebas kembali melanjutkan aksinya, setelah melaporkan PSG ke UEFA.

Marca
Presiden La Liga, Javier Tebas 

TRIBUNGORONTALO.COM - Presiden La Liga Javier Tebas kembali melanjutkan aksinya, setelah melaporkan PSG ke UEFA.

Kali in dua klub besar Eropa lainnya, yakni Manchester City dan Juventus menjadi sasaran kritik Tebas.

Seperti diketahui, Tebas melancarkan serangan kepada PSG, usai klub Paris itu memperpanjang kontrak pemain bintang mereka, Kylian Mbappe. 

Mbappe memilih untuk bertahan di PSG dan batal bergabung ke Real Madrid.

Hal tersebut, kemudian ditanggapi Tebas menyebut bahwa PSG melanggar aturan keuangan yang berlaku, karena bisa memperpanjang kontrak Mbappe yang bergaji sangat tinggi, meski dalam tiga musim terakhir menderita kerugian yang mencapai 700 juta euro. 

Meski telah dibantah oleh pihak Ligue 1 dan Presiden UEFA Aleksander Ceferin, tentang aturan yang dilanggar, Tebas tetap meminta badan tertinggi sepak bola Eropa itu untuk melakukan penyelidikan kepada PSG. 

Dilansir media Spanyol AS, Tebas kini juga ikut mengadukan Manchester City dan Juventus ke UEFA. 

Tebas menilai, PSG, Manchester City, dan Juventus adalah tiga tim yang merusak persaingan sehat di kompetisi UEFA, sehingga merugikan tim Spanyol, karena membahayakan ekosistem sepak bola dengan pergerakan di pasar transfer yang tidak bertanggung jawab.

Manchester City dilaporkan oleh presiden La Liga, karena dugaan dan pelanggaran terus-menerus terhadap aturan Financial Fair Play, terkait kerja sama sponsor mereka, dengan perusahaan yang disebut terkait dengan keluarga kerajaan Qatar. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved