Breaking News:

Ismail Puhi Komentari Pencapaian Gorontalo Pada Realisasi Belanja Daerah

Capaian tersebut diapresiasi oleh masyarakat Gorontalo, salah satunya Ismail Puhi salah seorang Akademisi Fakultas Ekonomi

Penulis: M Husnul Jawahir Puhi | Editor: Wawan Akuba
TribunGorontalo.com
Ismail Puhi salah seorang Akademisi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo mendapatkan penghargaan terkait realisasi pendapatan daerah tertinggi pada tahun 2021.

Capaian tersebut diapresiasi oleh masyarakat Gorontalo, salah satunya Ismail Puhi salah seorang Akademisi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo. 

"Sebagai masyarakat tentu kita perlu apresiasi dan berterima kasih kepada pemerintah provinsi Gorontalo, yang sudah memberikan kinerja yang baik sekali," ungkap Ismail pada pihak Tribun di kediamannya, Kamis (2/6/2022).

Menurutnya ada indikator-indikator penilaian dari capaian yang didapatkan oleh Pemprov tersebut, baik capaian Realisasi Pendapatan maupun peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). 

Hal ini menurut Ismail dapat dilihat dari tiga indikator secara teoritis.

Pertama, meningkatnya tata kelola pemerintahan di bidang pendapatan.

Kedua meningkatnya pendapatan asli daerah, dan ketiga capaian kinerja realisasi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD). 

"Kita lihat memang di dalam undang-undang  dalam kaitannya dengan APBD itu bahwa APBD itu disusun berdasarkan pendekatan prestasi kinerja yang akan dicapai," tegas Ismail. 

untuk mendukung kebijakan tersebut, harus dibangun pendekatan kinerja yang berorientasi pada capaian hasil.

Menurutnya hal ini merupakan suatu keberhasilan Pemprov dalam penghargaan peringkat satu di bidang Realisasi Pendapatan Daerah Tertinggi dan peringkat tiga di bidang peningkatan (PAD). 

Disamping itu keberhasilan Pemprov ini di mata Ismail, dinilai dari antara kinerja anggaran dan realisasi pendapatan daerah. 

Pertama dilihat dari varian pendapatan sudah baik, kedua dilihat dari pertumbuhan pendapatan menunjukkan nilai positif, ketiga dilihat dari derajat desentralisasi sudah sangat baik, dan keempat dilihat dari kemandirian keuangan daerah sudah tinggi. 

Selain itu menurut Pria yang menjabat sebagai Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Provinsi Gorontalo, ada dampak yang didapatkan oleh warga Gorontalo dalam capaian penghargaan ini.

"Capaian ini menurut saya bisa berdampak pada masyarakat Gorontalo, seperti masalah peningkatan layanan, dan tentu yang paling utama dia adalah kesejahteraan masyarakat," ujar Ismail.

Penghargaan ini didapatkan di Peringkat pertama dari lima provinsi yang telah ditetapkan oleh bina keuangan daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Penghargaan tersebut diumumkan pada penganugrahan realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dan Rakornas keuangan daerah tahun 2022 yang diselenggarakan pagi hari tadi pukul 09.30 Wita. (*)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved