Kediri Masih Rawan Wabah PMK, Ternak Sapi Disuntik Vitamin
Tindakan tersebut dinilai perlu dilakukan, karena kasus penyakit mulut dan kuku pada sapi di kota Kediri terus meningkat.
TRIBUNGORONTALO.COM - Tim dokter dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Kediri mendatangi ternak sapi, untuk melakukan pemeriksaan dan penyuntikan obat, serta vitamin bagi sapi yang terpapar penyakit mulut dan kuku.
Tindakan tersebut dinilai perlu dilakukan, karena kasus penyakit mulut dan kuku pada sapi di kota Kediri terus meningkat.
Diketahui, selama tiga hari terakhir, jumlah sapi terpapar penyakit mulut dan kuku mencapai sepuluh ekor.
Sementara penyuntikan tersebut, bertujuan mempercepat penyembuhan penyakit mulut dan kuku, serta mencegah terjadinya kematian pada sapi. Sehingga diharapkan kecemasan para peternak dapat berkurang.
Rencananya, penyuntikan obat dan vitamin tersebut akan terus dilakukan di seluruh wilayah kota Kediri. sehingga diharapkan kasus PMK di kota Kediri bisa dikendalikan.
Sementara, di Provinsi Gorontalo masih terbebas dari wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).
Wabah PMK adalah wabah yang menyerang hewan ternak khususnya ternak sapi akhir-akhir ini.
Menurut Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Aceh Besar, Firdaus, yang dihubungi pada Senin (9/5/2022), menuturkan, kasus pertama sapi diduga terpapar penyakit mulut dan kuku (PMK) ditemukan pada 6 Mei 2022 di Kecamatan Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/sapi-Gorontalo-0067.jpg)