Peluang PKS, Nasdem dan Demokrat Gabung KIB, Ini Kata Politikus Golkar

Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yang kini dihuni Golkar, Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Editor: lodie tombeg
KOMPAS.com/NICHOLAS RYAN ADITYA
Wakil Ketua Komisi VIII DPR Ace Hasan Syadzily ditemui di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (30/5/2022). 

TRIBUNGORONTALO.COM, Jakarta - Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yang kini dihuni Golkar, Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tetap terbuka bagi partai lain.

Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily menyebutkan tiga partai politik yang terbuka bagi KIB seperti Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Nasdem dan Partai Demokrat.

"Ya sekarang tentu saya kira semua sudah tahu bahwa KIB diinisiasi oleh 3 parpol dan kami sekali lagi terbuka, termasuk dengan PKS, termasuk kepada Partai Demokrat, termasuk juga kepada partai-partai yang lain seperti Nasdem," kata Ace ditemui di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (30/5/2022).

Wakil Ketua Komisi VIII DPR itu mengatakan hal tersebut karena melihat bahwa koalisi bersifat inklusif. Sehingga, tentunya KIB menerima partai lainnya untuk ikut bergabung dengan PAN-Golkar-PPP.

"Ya KIB sangat terbuka dan itu juga disampaikan Pak Airlangga Hartarto sebagai Ketum Partai Golkar bahwa KIB sifatnya masih sangat inklusif dengan ketentuan memang kita memiliki kesamaan gagasan, ide dan juga strategi dalam pilpres dan pileg 2024, dan juga soal Pilkada," ujarnya.

Di sisi lain, Ace menerangkan bahwa yang terpenting dalam koalisi adalah kesamaan persepsi hingga platform. Dia menilai hal itu penting agar tidak ada lagi ditemukan perbedaan-perbedaan, melainkan satu persepsi.

"Koalisi tentu harus dibangun berdasarkan atas kesamaan pandangan, kesamaan platform, sehingga ketika kita melangkah tentu tidak ada perbedaan-perbedaan yang prinsipil sehingga koalisi ini menjadi mudah terpecah," pungkasnya.

Sebelumnya, sinyal bertambahnya gerbong KIB berbunyi usai Sekretaris Jenderal PKS Aboe Bakar Al-Habsyi menyatakan partainya mempersilakan jika ada partai lain yang mengajak berkoalisi. Hal itu disampaikan Aboe merespons pernyataan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (Zulhas) yang mengajak PKS bergabung ke KIB.

“Ajakan siapa saja boleh. Welcome PKS, tetapi tidak boleh dikunci. PKS bebas dan lepas, kalau mau ajak silakan. Tetapi PKS jangan kunci,” kata Aboe dalam konferensi pers usai perayaan Milad ke-20 PKS di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (29/5/2022).

Zulkifli Hasan Ajak PKS Gabung ke KIB

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan mengajak Partai Keadilan Sejahtera (PKS) bergabung dalam koalisi Indonesia Bersatu (KIB). Adapun KIB merupakan koalisi yang terdiri dari PAN, Partai Golongan Karya (Golkar) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Hal itu disampaikan Zulhas dalam acara peringatan ulang tahun atau milad ke-20 yang dihadiri belasan ribu anggota dan simpatisan PKS di Istora Senayan Jakarta, Minggu, (29/5/2022).

“Kami Golkar dan PPP mencoba membuat Koalisi Indonesia Bersatu ya, itu coba maksudnya mudah-mudahan PKS bisa bersama-sama, maksudnya itu jangan dua lagi, calonnya jangan dua lagi Pilpres besok,” ujar Zulhas saat mengisi sambutannya.

Berdasarkan pengamatan Kompas.com, dalam perayaan ulang tahun ke-20 PKS ini juga dihadiri oleh sejumlah petinggi partai politik.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved