Liga Champions

Juergen Klopp Beberkan Rahasia Menang dari Madrid

Skuad asuhannnya telah belajar untuk memenangi final Liga Champions 2021-2022 kontra Real Madrid.

Editor: Lodie Tombeg
tribunnews
Gelandang Liverpool Mesir Mohamed Salah (kanan) berbicara dengan manajer Liverpool Jerman Jurgen Klopp (kiri) saat ia meninggalkan lapangan karena cedera selama pertandingan sepak bola final Piala FA Inggris antara Chelsea dan Liverpool, di stadion Wembley, di London, pada 14 Mei , 2022. Real Madrid masih unggul dalam hal head-to-head kala bertemu Liverpool di kancah Liga Champions. 

TRIBUNGORONTALO.COM - Skuad asuhannnya telah belajar untuk memenangi final Liga Champions 2021-2022 kontra Real Madrid.

Demikian kata Pelatih Liverpool Juergen Klopp. Kini, Juergen Klopp merasa Liverpool sudah menjadi tim yang lebih baik ketimbang empat tahun lalu, ketika mereka takluk di hadapan Real Madrid pada final Liga Champions 2017-2018.

Laga Liverpool vs Real Madrid dalam final Liga Champions 2021-2022 dijadwalkan berlangsung di Stade de France, Saint-Denis, Perancis, pada Minggu (29/5/2022) dini hari WIB.

Bagi Liverpool, ini akan menjadi final Liga Champions ketiga yang mereka capai dalam lima musim terakhir.

Liverpool mencapai final pertama pada musim 2017-2018.

Mereka harus melawan Real Madrid yang ketika itu berstatus juara bertahan. Hasilnya, Liverpool takluk 1-3 dari Real Madrid dalam final yang berlangsung di NSK Olimpisky, Kiev, Ukraina, pada 26 Mei 2018.

Kala itu, kekalahan Liverpool juga diwarnai cedera Mohamed Salah dan dua kali blunder fatal Loris Karius. Juergen Klopp melihat kekalahan tersebut sebagai pembelajaran.

Saat ini, dia merasa Liverpool telah banyak belajar dan menjadi tim yang lebih baik jika dibandingkan dengan final empat tahun lalu.

"Untuk mengakhirinya dengan kemenangan, Anda harus belajar untuk menang, dan kami telah belajar dalam empat tahun ini," kata Juergen Klopp, dikutip dari Sport.es.

Kendati demikian, Juergen Klopp mengungkapkan bahwa anak-anak asuhnya belum melupakan kekalahan dari Real Madrid pada final Liga Champions 2017-2018.

Oleh karena itu, para pemain Liverpool diyakini akan datang penuh motivasi ketika kembali bersua Real Madrid pada final Liga Champions musim ini.

"Kami belum melupakan apa yang terjadi, tetapi tidak perlu menunjukkan kepada mereka film final Kyiv untuk memotivasi mereka," ujar Klopp.

"Kami punya banyak alasan bertanding dengan motivasi besok," tutur Klopp menegaskan.

Pembelajaran yang telah dilalui Liverpool tercermin lewat peningkatan prestasi dalam lima musim terakhir.
Setelah takluk dari Real Madrid pada final Liga Champions 2018, Liverpool terus berevolusi menjadi lebih kuat.

Bukti paling nyata terwujud dalam rupa trofi Liga Champions 2018-2019, gelar Liga Inggris 2019-2020, hingga Piala Dunia Antarklub 2019-2020.

Pada musim ini saja, Liverpool telah mengamankan dua trofi, yakni Piala Liga Inggris dan Piala FA.

Dalam persaingan gelar Liga Inggris 2021-2022, Liverpool sejatinya juga telah melakukan perlawanan sengit terhadap Manchester City.

Namun, kesuksesan tertinggi masih menjadi milik Manchester City yang hanya unggul satu poin atas Liverpool.

Berkat pencapaian dan penampilan gemilang pada musim ini, Liverpool pun dipandang sebagai tim yang lebih diunggulkan untuk memenangi Liga Champions.

Juergen Klopp selaku pelatih tampak tak sepakat dengan pandangan tersebut. Namun, dia tak memungkiri bahwa timnya tak kalah kuat dari Real Madrid.

"Favorit? Jika Anda melihat sejarah dan cara Madrid ke final, dengan setiap comeback-nya, saya mengatakan bahwa itu (favorit juara) adalah mereka," kata Klopp.

"Mereka adalah klub yang paling banyak memenangi Liga Champions dan pelatih mereka bisa juara untuk keempat kalinya, tapi kami tim yang bagus juga. Kami punya pengalaman, ini final ketiga kami dalam lima tahun terakhir," tutur Klopp menjelaskan.

Bagaimana Ancelotti Atasi Kekhawatiran

Pelatih Real Madrid Carlo Ancelotti mengetahui bahwa dirinya akan menemui sejumlah kekhawatiran menjelang final Liga Champions 2021-2022 kontra Liverpool.

Namun, Carlo Ancelotti telah menemukan cara mengatasi kekhawatiran tersebut sehingga memiliki kepercayaan diri dalam menatap final Liga Champions 2021-2022.

Duel Liverpool vs Real Madrid dalam final Liga Champions 2021-2022 dijadwalkan berlangsung di Stade de France, Saint-Denis, Perancis, pada Minggu (29/5/2022) dini hari WIB. Bagi Carlo Ancelotti, ini bakal menjadi final Liga Champions kelima dalam karier kepelatihannya.

Sebelum ini, Carlo Ancelotti telah mencapai empat final Liga Champions pada musim 2002-2003 (AC Milan), 2004-2005 (AC Milan), 2006-2007 (AC Milan), dan 2013-2014 (Real Madrid).

Dari empat final tersebut, Carlo Ancelotti hanya menelan satu kekalahan, yakni ketika melawan Liverpool pada partai puncak Liga Champions 2004-2005 bersama AC Milan.

Sisanya, Carlo Ancelotti berhasil membawa tim asuhannya memenangi partai puncak dan menjadi juara Eropa. Carlo Ancelotti merupakan pelatih pertama yang memimpin tim di lima final Liga Champions.

Dia pun akan menjadi juru taktik pertama yang meraih empat trofi Liga Champions jika berhasil membawa Real Madrid memenangi final edisi 2021-2022 kontra Liverpool.

Catatan-catatan tersebut menunjukkan jam terbang tinggi yang dimiliki Carlo Ancelotti sebagai seorang pelatih. Dia sudah sering mencicipi atmosfer di final Liga Champions.

Namun, bukan berarti Carlo Ancelotti tak memiliki kekhawatiran. Pelatih asal Italia itu mengetahui bahwa kekhawatiran akan tetap datang menjelang final Liga Champions 2021-2022 kontra Liverpool.

Akan tetapi, Carlo Ancelotti pun telah menemukan cara mengatasi kekhawatiran tersebut. Carlo Ancelotti mengatasi kekhawatiran yang muncul dengan menatap wajah para pemain Real Madrid.

Menurut Ancelotti, wajah para pemain bisa membangkitkan kepercayaan diri menjelang laga kontra Liverpool.

"Saya sangat menikmati saat-saat di klub ini. Saya sangat senang, sangat tenang," kata Ancelotti, dikutip dari Diario AS.

"Saya tahu beberapa kekhawatiran akan datang, tapi itu dilawan dengan melihat wajah para pemain. Mereka memberi saya banyak kepercayaan diri," ujar Ancelotti.

Kepercayaan diri Ancelotti juga terbangun berkat penampilan yang telah Real Madrid tunjukkan sepanjang musim kompetisi 2021-2022.

Real Madrid berhasil menjadi juara LaLiga, kasta tertinggi Liga Spanyol, dengan keunggulan 13 poin atas pesaing terdekat, Barcelona.

Skuad Los Blancos juga menampilkan permainan gemilang dalam perjalanan menuju final Liga Champions 2021-2022.

Mereka menumbangkan klub-klub tangguh di fase gugur, dari Paris Saint-Germain, Chelsea, hingga Manchester City.

"Kami harus menyiapkan permainan yang menunjukkan kualitas kami, seperti yang telah kami tunjukkan selama musim ini," ucap Ancelotti.

"Tim kami memiliki komitmen kolektif, kualitas individu, pemain yang masuk dan membuat perbedaan, menunjukkan wajah mereka. Siapa pun yang menunjukkan kualitasnya, akan memenangi pertandingan," tutur Ancelotti menegaskan. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Liverpool Vs Real Madrid, Pasukan Juergen Klopp Sudah Belajar untuk Menang"

 

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved