Gempa Bumi

Gempa Bumi Guncang Gorontalo hingga Maluku Barat Daya

Rangkaian gempa bumi berlangsung di sejumlah daerah di timur Indonesia. Puncaknya gempa bumi dengan magnitudo 6,5.

Editor: Lodie Tombeg
zoom-inlihat foto Gempa Bumi Guncang Gorontalo hingga Maluku Barat Daya
BMKG Gorontalo
Infografis gempa bumi di Teluk Tomini pada Kamis (26/5/2022). 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Rangkaian gempa bumi berlangsung di sejumlah daerah di timur Indonesia. Puncaknya gempa bumi dengan magnitudo 6,5 mengguncang Maluku Barat Daya pada Jumat (27/5/2022) pukul 09.36 WIB.

Sebelumnya, gempa Magnetudo 3,9 SR berlangsung pada Kamia 26 Mei 2022, lokasi 0.10 LS,123.12 BT (70 km barat daya Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo pada kedalaman 126 Km.

Kemudian gempa 2,7 SR, 26 Mei 2022, lokasi 0.64 LU,122.31 BT (13 km barat laut Boalemo, Provinsi Gorontalo) kedalaman 98 Km.

Gempa bumi dengan magnitudo 6,5 mengguncang Maluku Barat Daya, pada Jumat (27/5/2022) pukul 09.36 WIB.
BMKG menginformasikan melalui akun Instagram
@infoBMKG.

Untuk titik koordinat gempa, berada di titik 8,64 LS dan 127,20 BT, dengan jarak 85 Km Barat Daya dari Maluku Barat Daya.

Pusat gempa berada di darat dengan kedalaman tercatat 104 Km.

"Info Gempa Mag:6.5, 27-Mei-22 09:36:06 WIB, Lok:8.64 LS,127.20 BT (85 km BaratDaya MALUKUBRTDAYA), Kedlmn:104 Km, dirasakan III-IV MMI di Alor, II MMI di Kota Kupang BMKG," tulis BMKG.

Gempa dirasakan hingga Kota Kupang dengan skala II MMI dan di Alor dengan skala III-IV MMI.

Gempa ini tidak berpotensi tsunami.

BMKG menyarankan kepada masyarakat tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan.

Berikut tindakan yang perlu Anda lakukan saat terjadi gempa:

1. Tetap tenang

Saat gempa terjadi, berusahalah untuk tidak panik dan tetap tenang!

2. Di dalam rumah

Jika pada saat gempa sedang berada di dalam penginapan, berusahalah menyelamatkan diri dan orang yang ada di sekitarmu.

Berlindung di bawah meja adalah tempat terbaik untuk melindungi diri dari benda-benda yang berjatuhan akibat gempa.

Setelah itu, lindungi kepala dengan benda empuk.

Misalnya bantal, helm, papan, atau yang paling praktis kamu bisa menggunakan kedua tangan dengan posisi tertelungkup.

3. Di luar ruangan

Jika pada saat gempa terjadi kamu sedang berada di luar ruangan, tindakan pertama yang harus dilakukan adalah bergerak menjauhi gedung dan tiang lantas menuju daerah terbuka.

Tetap tenang dengan menarik napas dalam-dalam dan jangan lakukan apapun.

4. Di kerumunan

Jika saat itu kamu sedang berada di kerumunan, biasanya akan terjadi kepanikan.

Untuk mengindari hal tersebut kamu bisa perhatikan arahan petugas penyelamat dan usahakan langsung menuju ke tangga darurat untuk menuju ke daerah terbuka.

5. Di gunung atau dataran tinggi

Jika gempa terjadi saat kamu sedang berada di gunung, bergeraklah menuju daerah lapang untuk berlindung.

Hindari daerah dekat lereng karena ada kemungkinan akan menimbulkan longsor dan mengancam keselamatan jiwa.

Skala Gempa

I MMI

Getaran gempa tidak dapat dirasakan kecuali dalam keadaan luarbiasa oleh beberapa orang.

II MMI

Getaran atau goncangan gempa dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung seperti lampu gantung bergoyang.

III MMI

Getaran gempa dirasakan nyata dalam rumah.

Getaran terasa seakan-akan ada naik di dalam truk yang berjalan.

IV MMI

Pada saat siang hari dapat dirasakan oleh orang banyak di dalam rumah, di luar rumah oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu bergoyang hingga berderik dan dinding berbunyi.

V MMI

Getaran gempa bumi dapat dirasakan oleh hampir semua orang, orang-orang berlarian, gerabah pecah, barang-barang terpelanting, tiang-tiang dan benda besar tampak bergoyang, bandul lonceng dapat berhenti.

VI MMI

Getaran gempa bumi dirasakan oleh semua orang.

Kebanyakan orang terkejut dan lari keluar, plester dinding jatuh dan cerobong asap di pabrik rusak, kerusakan ringan.

VII MMI

Semua orang di rumah keluar.

Kerusakan ringan pada rumah dengan bangunan dan kontruksi yang baik.

Sedangkan pada bangunan dengan konstruksi kurang baik terjadi retakan bahkan hancur, cerobong asap pecah, dan getaran dapat dirasakan oleh orang yang sedang naik kendaraan.

Baca juga: Peringatan Dini BMKG Jumat, 27 Mei 2022: Waspada Cuaca Ekstrem di 27 Wilayah Indonesia

VIII MMI

Kerusakan ringan pada bangunan dengan konstruksi kuat.

Keretakan pada bangunan dengan konstruksi kurang baik, dinding terlepas dari rangka rumah, cerobong asap pabrik dan monumen roboh, air berubah keruh.

IX MMI

Kerusakan pada bangunan dengan konstruksi kuat, rangka rumah menjadi tidak lurus, banyak terjadi keretakan.

Rumah tampak bergeser dari pondasi awal. Pipi-pipa dalam rumah putus.

X MMI

Bangunan dari kayu yang kuat rusak, rangka rumah lepas dari pondamennya, tanah terbelah rel melengkung, tanah longsor di tiap-tiap sungai dan di tanah-tanah yang curam.

XI MMI

Bangunan-bangunan yang sedikit yang masih berdiri.

Jembatan rusak, terjadi lembah.

Pipa dalam tanah tidak dapat terpakai sama sekali, tanah terbelah, rel sangat melengkung.

XII MMI

Hancur total, gelombang tampak pada permukaan tanah.

Pemandangan berubah gelap, benda-benda terlempar ke udara. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Breaking News: Gempa Bumi Magnitudo 6,5 Guncang Maluku Barat Daya, Dirasakan hingga Kupang dan Alor

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved