Minggu, 15 Maret 2026

Biaya Kurang Rp 200 Ribu, Jenazah Perempuan Ini Tidak Dimandikan Tim Pengurus Jenazah

Keluarga almarhumah Daeng Sija menceritakan sebelum meninggal dunia, Irma sempat tinggal dua hari di rumah tantenya di Bontonompo Gowa.

Tayang:

TRIBUNGORONTALO.COM - Kejadian memilukan harus dialami perempuan bernama Irma (26) di Kelurahan Kalaserena Kecamatan Bontonompo, Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan menjadi pusat perhatian belum lama ini.

Pasalnya, jenazahnya diduga ditolak untuk dimandikan oleh tim pengurus jenazah lantaran kekurangan uang.

Diperkirakan uang keluarga almarhumah kurang sekira Rp 200 ribu.

Keluarga almarhumah Daeng Sija menceritakan sebelum meninggal dunia, Irma sempat tinggal dua hari di rumah tantenya di Bontonompo Gowa.

Setelah itu, Irma terjatuh sakit sehingga dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Haji Makassar.

Baca juga: Gorontalo Bakal Jadi Kodam, TNI AD Siapkan Daerah Latihan Tempur

Berselang beberapa hari, Irmah dinyatakan meninggal dunia di RS Haji Makassar pada (19/5/22) lalu.

Almarhumah kata Daeng Sija, sudah tak memiliki orang tua atau yatim piatu.

Semasa hidupnya, dia hanya tinggal di kost di Makassar.

"Sehingga, almarhumah ini dibawa ke sini di Bontonompo untuk dikebumikan," ujarnya, Senin (23/5/22) malam.

Ketika jenazah almarhumah tiba di Kelurahan Kalaserena, Kecamatan Bontonompo keluarga almarhumah telah menyiapkan segala macam persiapan untuk proses pemandian jenazah.

"Di kelurahan Kalaserena ini sudah terbentuk tim pengurusan jenazah dan sudah menetapkan biaya pengurusan jenazah Rp 900 ribu," ujarnya.

Daeng Sija mengaku tokoh masyarakat tidak pernah dilibatkan dalam pembentukan dan penetapan pengurus atau tim jenazah tersebut.

Dia menjelaskan bahwa ketika jenazah sudah tiba di rumah duka tim pengurus jenazah menyampaikan bahwa harus membayar Rp 900 ribu.

Namun almarhumah kata dia, merupakan orang tidak mampu dan yatim piatu.

Serta keluarga atau tante almarhumah yang berada di Bontonompo ini juga tergolong orang kurang mampu.

Sehingga lanjut Dg Sija, keluarga dekat berinisiatif untuk patungan untuk biaya tersebut.

Dana yang terkumpul sebutnya, sekira 700 ribu.

"Pada saat itu dana yang terkumpul hanya 700 ribu, jadi kita sodorkan ke tim pengurus jenazah tersebut bahwa kita hanya punya dana 700 ribu. Itupun hasil sumbangan keluarga," kata dia.

"Tapi tim pengurus jenazah tersebut masih bersikeras tidak mau memandikan kalau tidak cukup 900 ribu karena dana tersebut katanya sudah ditetapkan pada rapat. (*)

 

Artikel ini telah tayang di Tribuntrends.com dengan judul MIRIS Jenazah Ditolak Dimandikan, Uang yang Dikumpulkan Keluarga Ternyata Kurang Rp200 Ribu, https://trends.tribunnews.com/2022/05/24/miris-jenazah-ditolak-dimandikan-uang-yang-dikumpulkan-keluarga-ternyata-kurang-rp200-ribu?page=2.

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved