Rabu, 4 Maret 2026

Pilpres 2024

Pilpres 2024 Bakal Diikuti Tiga Paslon, Ini Analisa Politikus PKB

Pemilihan Presiden 2024 bakal diikuti tiga pasangan calon. Pertemuan tiga ketua umum (ketum) partai politik (parpol).

Tayang:
Editor: Lodie Tombeg
zoom-inlihat foto Pilpres 2024 Bakal Diikuti Tiga Paslon, Ini Analisa Politikus PKB
Dok MPR
Wakil Ketua MPR RI, Jazilul Fawaid 

TRIBUNGORONTALO.COM, Jakarta - Pemilihan Presiden 2024 bakal diikuti tiga pasangan calon. Pertemuan tiga ketua umum (ketum) partai politik (parpol) yakni Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Ketum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan, dan Ketum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suharso Monoarfa memberikan sinyal kuat akan terjalinnya koalisi.

Menyikapi pertemuan itu, Wakil Ketua Umum Bidang Pemenangan Pemilu Jazilul Fawaid (Gus Jazil) menyambut positif pertemuan tersebut.

"Tentu kami mengapresiasi pertemuan tiga partai. Ini bagian dari mencari alternatif-alternatif untuk masyarakat.

Dan kami berharap di Pilpres 2024, jangan dua pasangan, minimal tiga pasangan. Dengan adanya pertemuan ini, saya melihat di Pemilu 2024 akan ada tiga pasang calon," kata Gus Jazil, dalam keterangannya, seperti dikutip Minggu (15/5/2022).

Gus Jazil mengatakan bahwa soal bergabung atau tidak, PKB sangat terbuka untuk berkomunikasi dengan partai manapun.

Sebelumnya, Ketua Umum PKB Abdul Muhaimin Iskandar juga sudah menjalin komunikasi dengan Airlangga Hartarto dan sejumlah parpol lain.

"Gus Muhaimin sudah berkomunikasi dengan Pak Airlangga dan juga dengan parpol lain, tetapi untuk tiga parpol yang berkumpul kemarin, PKB belum memastikan sikapnya, apakah bareng-bareng atau nanti membangun koalisi yang lain," ucap Wakil Ketua MPR ini.

Gus Jazil berharap parpol-parpol bisa segera menentukan calon presidennya sehingga masyarakat bisa bisa leluasa memberikan penilaian terhadap capres dan cawapres yang akan diusung.

"Jadi tidak mendadak-mendadak. PKB sendiri sudah jelas mengusung Gus Muhaimin sebagai capres 2024," ujarnya.

Menurutnya, sesuai dengan UU Pemilu, parpol memiliki kedaulatan untuk menentukan sikapnya. Namun yang jelas, capres dan cawapres diusung parpol atau gabungan parpol.

"Jadi kuncinya ada di partai. Ini kan pertemuan tiga parpol kemarin hasilnya belum jelas. Bagi PKB dua saja. Agendanya apa? Figurnya siapa yang diusung," ujarnya.

Kata Politisi Golkar soal Anggapan Terlalu Dini Koalisi PAN, Golkar dan PPP

Partai Golkar, Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) sepakat berkoalisi untuk Pemilu 2024.

Mereka menyebutnya dengan nama Koalisi Indonesia Bersatu.
Namun, pembentukan koalisi tersebut dinilai terlalu dini lantara gelaran pilpres masih setahun lebih.

Menanggapi hal itu, pengamat politik sekaligus Politisi senior Partai Golkar Rizal Mallarangeng menilai, hal ini justru langkah awal yang bagus dan patut dicontoh partai lainnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved