Satu Regu Brimob Gorontalo Dikerahkan Bantu Warga Desa Huyula dari Dampak Banjir
Dari informasi yang dikumpulkan TribunGorontalo.com, ada sedikitnya 11 titik longsor di sepanjang jalan Desa Huyula.
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Irjen Pol Akhmad Wiyagus, Kapolda Gorontalo mengerahkan satu regu Brimob menangani dampak banjir dan tanah longsor di Desa Huyula, Kecamatan Mootilango, Kabupaten Gorontalo yang terjadi pada Kamis dini hari, (5/5/2022).
Dari informasi yang dikumpulkan TribunGorontalo.com, ada sedikitnya 11 titik longsor di sepanjang jalan Desa Huyula. Padahal, desa tersebut menghubungkan Kecamatan Mootilango dengan Kecamatan Anggrek, Kabupaten Gorontalo Utara. Material longsor ini pun mengganggu aktivitas masyarakat setempat.
Kombes Pol Wahyu Tri Cahyono, Kabid Humas Polda Gorontalo menjelaskan, bahwa sebelum Sat Brimob datang, Kapolres Gorontalo Utara AKBP Juprisan Pratama Ramadhan Nasution bersama personilnya sudah mendatangi lokasi bencana dan memberikan bantuan kepada masyarakat.
Karena itu,“guna percepatan dalam mitigasi bencana, Bapak Kapolda telah memerintahkan Dansat Brimob untuk mengerahkan Tim SAR Brimob ke lokasi bencana. Sudah dikirim satu Tim SAR Brimob lengkap dengan peralatannya dipimpin oleh AKP Ruslan A Djafar,” kata Wahyu pada Jumat, (6/5/2022).
Sejumlah kegiatan yang dilakukan tim tersebut di lokasi meliputi pembersihan material longsor, melaksanakan pembersihan rumah yang terdampak banjir dan longsor, menjaga dan mengawasi operator, dan alat berat yang sedang bekerja membuka akses jalan yang tertimbun longsoran.
Personel juga menurut Wahyu membantu dan mengamankan pendistribusian bantuan sandang pangan dari Dinas Sosial Provinsi Gorontalo, melaksanakan siaga di lokasi banjir dan tanah longsor, serta melakukan koordinasi dengan pihak Kapolsek, Kadis Sosial Provinsi, BPBD Provinsi/Kabupaten, Camat dan Kepala Desa tentang situasi pasca bencana banjir dan longsor.
“Alhamdulillah semua berjalan lancar, jalan yang semula tertutup sudah bisa dilalui oleh seluruh jenis kendaraan,” terangnya.
Wahyu menghimbau agar masyarakat yang tinggal di daerah rawan banjir dan longsor untuk selalu waspada.
“Cuaca di Provinsi Gorontalo masih tidak menentu, kadang panas, namun kemudian tiba-tiba hujan lebat, oleh karena itu dihimbau kepada seluruh masyarakat untuk terus waspada khususnya yang tinggal di daerah rawan bencana, dan monitor terus informasi dari BMKG, semoga kita semua terhindar dari segala macam bencana,” tutup dia. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Sat-Brimob-Gorontalo.jpg)