Pemkab Gorontalo

Tenaga Kontrak di Kabupaten Gorontalo Capai 3.187 Orang, Ini Pesan Nelson

Sebab, hingga April 2022 ini, jumlah tenaga kontrak di kabupaten terbesar di Gorontalo itu mencapai 3.187. 

Penulis: Risman Taharuddin | Editor: Wawan Akuba
Tribun Gorontalo
Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo menjawab pertanyaan wartawan di kantornya, Rabu (3/2/2022). 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Nelson Pomalingo, Bupati Gorontalo meminta seluruh tenaga kontrak yang tersebar di seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) memahami tugas pokok dan fungsinya (tupoksi). 

Sebab, hingga April 2022 ini, jumlah tenaga kontrak di kabupaten terbesar di Gorontalo itu mencapai 3.187. 

Kata Nelson, tidak hanya memahami tugas, tenaga kontrak juga harus menguasai kompetensinya. Sebab pihaknya ke depan akan melakukan penilaian. 

“Jika belum memiliki kompetensi maka belajar,” pintanya saat memberikan pembinaan tenaga kontrak tahap III di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gorontalo, Kamis (28/4/2022).

Mantan rektor UNG itu mengingatkan pentingnya berkolaborasi bersama rekan kerja, staf, serta pimpinan OPD. 

Sebab, jika tidak, maka pekerjaan itu tidak akan terselesaikan dengan baik.

Karena akan ada penilaian, maka tenaga kontrak harus menunjukan kinerjanya. Tidak hanya kepada rekan kerja, namun juga kepada pimpinan serta masyarakat. 

“Saya mohon, karena sudah diberikan kesempatan kemudian tidak berkinerja,” tegasnya.

Bupati dua periode itu tidak hanya berpesan kepada para tenaga kontrak, juga berpesan kepada Pimpinan OPD untuk menerima pegawainya dengan baik.

“Tidak ada lagi kata terlambat dalam melaksanakan kerja, sebab sumber daya manusia kita luar biasa banyak, termasuk di sekolah dan puskesmas. Saya tidak mau lagi apa yang ditugaskan namun terlambat,” tegasnya.

Sementara itu, Zubair Pomalingo Kepala Badan Kepegawaian menambahkan, pihaknya terus melakukan evaluasi tenaga kontrak yang mengacu kepada kebutuhan dan beban kerja setiap OPD.

Bagi tenaga kontrak yang telah terangkat tiga kali secara bertahap, diharapkan dapat menunjang dan mempercepat pelayanan masyarakat.

Ia pun menambahkan, baru-baru ini terdapat penambahan 374 tenaga kontrak. Rinciannya, tenaga kontrak guru sebanyak 50 orang, tenaga kesehatan 156 orang, dan tenaga teknis atau administrasi 168 orang .

“Saya hanya berharap ketambahan tenaga kontrak ini dapat memaksimalkan pelayanan di masing-masing OPD,” tandas dia. (*)

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved