Ada Kejuaraan Beladiri Langga di Bone Bolango-Gorontalo

Pendaftaran kejuaraan itu digelar sejak 18 April hingga 26 April 2022. Lalu pertandingannya berlangsung sejak 27 April 2022 hingga nanti pada 30 April

Penulis: M Husnul Jawahir Puhi | Editor: Wawan Akuba
TribunGorontalo.com/Ist
Beladiri Langga di Desa Talumopatu, Kecamatan Tapa, Bone Bolango, Jumat (29/4/2022). FOTO/Awal untuk TribunGorontalo.com 

TRIBUNGORONTALO.COM, Tapa -- Karang Taruna Permata Desa Talumopatu menggelar kejuaraan beladiri tradisional Langga Se-Tapa Bone Bolango, Gorontalo, Jumat (29/4/2022). 

Pendaftaran kejuaraan itu digelar sejak 18 April hingga 26 April 2022. Lalu pertandingannya berlangsung sejak 27 April 2022 hingga nanti pada 30 April 2022. 

Panitia kegiatan dari Kecamatan Tapa, Bone Bolango itu mengambil tema “Melestarikan Tradisi Langga Serta Menjalin Silaturahmi Melalui Seni Bela Diri Langga”. 

Pantauan TribunGorontalo.com, lokasi pelaksanaan kejuaraan ini berada di Lapangan Ipot Tapa, Desa Talumopatu.

Namun, malam ini, Jumat (29/4/2022) hujan dengan intensitas rendah mengguyur pelaksanaan kejuaraan. 

Meski ring pertandingan yang digelar di lapangan terbuka itu diguyur hujan, panitia tidak menghentikan pertandingan. 

"Kami pihak panitia tetap menyelenggarakan acara ini karena hujan tidak terlalu keras, disamping itu, ini adalah tradisi dan pihak peserta maunya ingin tetap dilaksanakan," ungkap fiki Yahya, Ketua Panitia Festival Seni Beladiri Langga.

Selain itu juga beberapa petarung sudah hadir. Sementara beberapa petarung yang baru sedang melakukan pendaftaran ke bagian panitia.

"Untuk pendaftaran di tarung langga ini secara langsung, yang mana siapapun yang ingin mengikutinya langsung mendaftarkan dirinya di meja panitia," lanjut Fiki.

Fiki menceritakan, pihaknya menggelar kejuaraan ini karena memang sudah sesuai tradisi. 

"Setiap selepas sholat tarawih di bulan ramadhan masyarakat sekitar sini sering bertarung Langga, mereka saling mengadu kekuatan beladiri," tegas Fiki.

Tampak, sejumlah petugas kepolisian ikut menertibkan kegiatan. Hal itu untuk menjaga agar kegiatan tersebut tetap aman, atau tidak adanya kerusuhan atau cekcok antar pendukung petarung.

Sementara masyarakat, meski hujan gerimis, namun tetap antusias menunggu pertandingan dimulai.(*)

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved