Kebakaran Limboto

Begini Kondisi Dua Motor yang Terbakar Bersama Rumah di Limboto

Kedua motor itu memang tidak terbakar habis. Aerox misalnya, sebagian bodinya meleleh karena api yang begitu panas.

TribunGOrontalo.com/AgungPanto
Kondisi motor aerox yang terbakar bersama rumah di Kelurahan Kayubulan, Limboto. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Dua motor merek Yamaha Aerox dan Honda Beat yang diparkir di dalam rumah, ikut terbakar dalam insiden kebakaran di Kelurahan Kayubulan, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo pagi tadi, Kamis (28/4/2022). 

Kedua motor itu memang tidak terbakar habis. Aerox misalnya, sebagian bodinya meleleh karena api yang begitu panas. Namun, motor itu diduga akan menelan biaya besar jika ingin digunakan kembali.

Sementara Honda Beat, fisiknya masih utuh, namun bagian depan motor tersebut terlihat penyok karena panas. 

Diketahui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gorontalo menaksir kerugian yang timbul akibat kebakaran di Kelurahan Kayubulan, Kecamatan Limboto itu mencapai Rp 2 miliar. 

Kerugian itu meliputi satu rumah serta kos-kosan dengan delapan kamar. Dari laporan yang diterima TribunGorontalo.com, satu unit rumah itu milik Karim Yasin (58) dan Alinda Botutihe (39).

Aerox terbakar.

Sementara satu kos-kosan itu milik Mansur Botutihe (78). Beruntung, saat kejadian, Mansur diketahui tidak berada di tempat.

Berdasarkan pengakuan anak dari Alinda, Mohamad Gian Prasetya, ia pertama kali menyadari api mulai membesar di belakang rumah. Saat itu, dirinya sedang mencuci motor. 

“Melihat asap di bagian belakang pintu rumah, saya membuka pintu belakang, langsung disambar oleh api. Saya langsung berteriak meminta tolong ke masyarakat dan saya mencari ibu saya yang masih berada di rumah sedang menyiapkan untuk jualan,” ungkap Moh Gian. 

Usai meminta tolong tersebut, ia pun bergegas ke kantor pemadam kebakaran (damkar).

Sementara Alinda yang saat itu berada di dalam rumah, bergegas keluar dan menyelamatkan barang-barang yang bisa diselamatkan. 

Sementara damkar, usai menerima informasi kebakaran, bergegas menuju tempat kejadian perkara (TKP).

Diketahui kebakaran sudah berlangsung selama 5 menit dan baru kemudian di informasikan ke piket Damkar Kabupaten Gorontalo.

Tim damkar mengalami kesulitan dalam proses penanganan. Sebab tidak memiliki akses untuk masuk ke dalam bangunan, sehingga membuat petugas kesulitan dalam proses pemadaman.

Sedikitnya, dua unit armada damkar yang diterjunkan memadamkan api. Sementara personel yang dikerahkan ada 12 orang. (*)

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved