Soal Pemicu Perang Dunia 3, Begini Komentar Joe Biden dan Putin

Eskalasi politik Barat dan Rusia meningkat pasca invasi pasukan Beruang Merah ke Ukraina. Spekulasi Perang Dunia 3 pun bermunculan.

Editor: Lodie Tombeg
AFP/kompas.com
Presiden China Xi Jinping dan Presiden AS Joe Biden 

TRIBUNGORONTALO.COM, Moskow – Eskalasi politik Barat dan Rusia meningkat pasca invasi pasukan Beruang Merah ke Ukraina. Spekulasi Perang Dunia 3 pun bermunculan.

Tapi bagi Rusia, pemicu Perang Dunia 3 bukan Ukraina. Rusia baru-baru ini mengeluarkan pernyataan terkait hal yang dapat memicu perang dunia 3, namun tidak terkait langsung dengan perang di Ukraina.

Di mana, Kepala Badan Antariksa Nasional Rusia Roscosmos, Dmitry Rogozin, mengatakan pada Sabtu (23/4/2022), bahwa serangan terhadap pesawat ruang angkasa dapat mengantarkan perang global berikutnya.

“Harus diingat bahwa penghancuran pesawat luar angkasa asing berarti Perang Dunia III. Ini adalah casus belli (frasa bahasa Latin yang berarti aksi atau insiden yang memicu peperangan), dan tidak ada keraguan tentang itu,” kata Rogozin, dilansir dari Russia Today (RT).

 Pernyataan itu diutarakan Rogozin saat mengomentari keputusan Amerika Serikat (AS) akan berhenti melakukan uji coba rudal anti-satelit.

Bagaimanapun, dia berpendapat bahwa AS sekarang "berpura-pura menjadi merpati" karena telah melakukan semua tes yang diperlukan.

“Oleh karena itu, langkah ini harus dilihat secara ketat sebagai propaganda,” katanya. Rogozin menuding bahwa Boeing X-37, pesawat luar angkasa tak berawak seperti pesawat ulang-alik AS yang saat ini mengorbit Bumi, berpotensi digunakan untuk memata-matai dan membawa senjata pemusnah massal.

"Ini (Boeing X-37 AS) mungkin membawa semacam alat pengintai atau senjata pemusnah massal. Ini adalah kategori baru pembawa senjata pemusnah massal. Serangan dari luar angkasa menimbulkan bahaya paling serius," kata dia dalam sebuah wawancara dengan saluran TV Rossiya 24.

"Kami tidak memiliki informasi yang dapat dipahami dari Amerika Serikat tentang tujuan dan kemampuan teknis perangkat ini," tambahnya, dikutip dari Kantor Berita Rusia, TASS.

Menurut Rogozin, pihak Rusia percaya bahwa Amerika Serikat sedang mencoba meluncurkan senjata ke luar angkasa dengan bantuan Boeing X-37.

Dia mengatakan bahwa proposal oleh Rusia dan China untuk menandatangani perjanjian yang melarang penempatan senjata di luar angkasa disambut dengan "keheningan mati" di AS.

Penempatan senjata pemusnah massal di luar angkasa telah dilarang secara internasional sejak 1967.

Senjata Kimia Rusia di Ukraina

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden pada Jumat (11/3/2022) berkomentar tentang peluang Perang Dunia 3 dan tuduhan Rusia memakai senjata kimia di perang Ukraina.

Biden bersumpah, Rusia akan menanggung akibat yang besar jika menggunakan senjata kimia di Ukraina, dan berjanji tidak memprovokasi Moskow ke dalam Perang Dunia 3.

Biden bereaksi setelah Rusia menuduh Ukraina dan Amerika Serikat mengembangkan senjata biologi dan kimia--yang menurut negara-negara Barat adalah tipu muslihat karena Rusia sendiri yang mungkin menggunakan senjata itu dalam konflik.

"Saya tidak akan berbicara tentang intelijen, tetapi Rusia akan menanggung akibat yang besar jika mereka menggunakan bahan kimia," kata Biden saat mengumumkan serangkaian sanksi baru terhadap Moskwa, dikutip dari AFP.

Atas permintaan Rusia, Dewan Keamanan PBB mengadakan pertemuan darurat pada Jumat (11/3/2022) mengenai dugaan pembuatan senjata biologis di Ukraina.

Biden hari itu juga mengakhiri hubungan perdagangan normal dengan Rusia, yang selanjutnya meningkatkan tekanan pada Presiden Vladimir Putin setelah invasi Rusia ke Ukraina.

Sementara itu Amerika Serikat, seperti negara-negara Barat lainnya, mengirimkan senjata senilai jutaan dollar seperti rudal anti-pesawat dan anti-tank ke Ukraina, serta berbagi intelijen.

Namun, Biden sekali lagi menekankan bahwa tentara AS tidak akan berperang di Ukraina, terlepas dari permintaan mendalam dari banyak orang Ukraina.

“Kami tidak akan berperang melawan Rusia di Ukraina. Konfrontasi langsung antara NATO dan Rusia adalah Perang Dunia III, sesuatu yang harus kami cegah,” kata Biden.

Pada 2018, Rusia menuduh Amerika Serikat secara diam-diam melakukan eksperimen senjata biologis di sebuah laboratorium di Georgia, bekas republik Soviet lainnya, yang seperti Ukraina memiliki ambisi untuk bergabung dengan NATO dan Uni Eropa. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Rusia Buka Suara Soal Pemicu Perang Dunia 3 yang Tak Terkait dengan Ukraina"

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved