Pada 19 April, Terjadi Dua Peristiwa Kebakaran di Kota Gorontalo

Pemadam kebakaran (damkar) berhasil menangani kebakaran itu pukul 12.30 atau satu jam setelah kejadian. 

Penulis: Wawan Akuba | Editor: Wawan Akuba
TribunGorontalo.com/Doc Damkar
Personel pemadam kebakaran berada di tengah material rumah yang ludes terbakar. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Kejadian kebakaran kembali terjadi di Kota Gorontalo. Tidak hanya sekali, dalam sehari saja, yakni Selasa (19/4/2022) terjadi dua peristiwa kebakaran di Ibu Kota Gorontalo tersebut. 

Kebakaran pertama terjadi di Jalan Buladu, Kota Barat, Kota Gorontalo pada pukul 11.00 Wita. Kebakaran itu menghanguskan dua rumah masing-masing milik Asrin Salam dan Izrak Mayulumur. 

Dari informasi tim pemadam kebakaran, kedua kepala keluarga itu berusia di atas 40 tahun. Asrin diketahui sebagai aparatur sipil negara, sementara Izrak tidak disebutkan pekerjaanya. 

Pemadam kebakaran (damkar) berhasil menangani kebakaran itu pukul 12.30 atau satu jam setelah kejadian. 

“Alhamdulillah kejadian kebakaran yg terjadi di dua rumah tersebut tidak merambat ke rumah warga lainnya,” sebagaimana dilaporkan oleh Djemy Ibrahim, Komandan Regu (Danru) Damkar Kota Gorontalo, Selasa (19/4/2022).

Informasinya, api berhasil mereda setelah setengah jam dilakukan penanganan. Sejumlah tim yang terlibat di antaranya Damkar Kota Gorontalo, Damkar Provinsi Gorontalo, serta TRC Kota Gorontalo. 

Hanya berselang lima jam dari kejadian itu, terjadi lagi kebakaran kedua di Jalan Lupoyo, Kota Utara, Kota Gorontalo. Lokasi ini berjarak sekitar 19 menit atau 7,8 kilometer dari lokasi kebakaran sebelumnya. 

Kebakaran di lokasi ini juga menghanguskan dua rumah sekaligus. Rumah pertama milik Djafar Alatada, petani berusia 62 tahun. Rumah itu kabarnya hanya dihuninya bersama istri. 

Sementara rumah kedua adalah milik Djafar Alatada, pria 58 tahun berprofesi sebagai tukang. Rumah itu dihuni oleh dirinya dan enam anggota keluarga lainnya. Total dua kepala keluarga yang menghuni rumah tersebut. 

Masih dalam laporan yang dikirimkan Jemi Ibrahim, pihak damkar kata dia menerima informasi kebakaran itu pukul 16.30 Wita. 

Tim damkar kata dia tiba di lokasi tujuh menit kemudian. Penangan kebakaran kata dia dilakukan hingga selesai pukul 18.10 Wita atau 100 menit kemudian. 

Kebakaran di wilayah ini ditangani oleh dua unit mobil Damkar Kota Gorontalo, 1 mobil damkar Provinsi Gorontalo, 1 mobil Damkar Bone Bolango, serta 1 Truck Rescue BPBD.

“Api tersebut dapat dikuasai oleh anggota damkar dgn cepat. Walhasil api tersebut telah menurun sekitar 45 menit setelah damkar melakukan pemadaman dan pendinginan,” demikian dilaporkan Djemy Ibrahim melalui pesan Whatsapp. 

Djemi juga melaporkan, sejumlah personel yang terlibat dalam pemadaman itu yakni Agung tess (Nozzleman), Ismail Pakaya (Driver), Hasyim Pakaya ( Driver), Abd. Andry Timo (Nozzleman), Fadly Abdulah (Driver), Maman Kamali, Ricky Daliuwa, Royin Kadir

Lalu ada dari Tim Reaksi Cepat (TRC) yang dipimpin oleh Iman J Karim, dibantu oleh Jefry Dali, Yudistira Kasim, Wawan Yusuf, dan Anwar Dengo. 

Lalu ada sejumlah personel Polsek Kota Utara, Babinsa Kota Utara, dan Relawan Ambulance. (*)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved