Breaking News:

Festival Malam Qunut

Lapak Pisang Padati Festival Hari Kedua, Warga Boalemo Datang Sekadar Buru Ini

Deretan penjual pisang dan kacang yang dijajakan, bisa dijumpai di area festival malam qunut tersebut.

TribunGorontalo.com
Penjual pisang dan kacang di festival malam qunut, Sabtu (16/4/2022) malam. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Limboto - Festival perayaan malam Qunut hari kedua di Lapangan Porbat, Desa Payunga Kecamatan Batudaa Kabupaten Gorontalo, Sabtu (17/04/2022), dipadati masyarakat.

Festival malam Qunut ini digelar untuk memperingati malam ke 16 bulan Ramadhan ini merupakan kegiatan yang sudah turun temurun dilakukan oleh masyarakat Batudaa.

Kegiatan ini digelar selama tiga hari, dimulai sejak 15 - 17 April 2022.

Untuk memeriahkan acara, banyak lomba yang diadakan. Antara lain, makan kacang dan pisang, lari karung, tarik tambang, dan sepatu bakiak.

Deretan penjual pisang dan kacang yang dijajakan, bisa dijumpai di area festival malam qunut tersebut.

Adapun harga pisang yang di jual di lokasi festival, berkisar mulai dari Rp 10 ribu sampai Rp 20 ribu per sisir, tergantung jenis pisangnya.

Sedangkan kacang dijual Rp 5 ribu sampai 20 ribu per liternya.

Selain penjual pisang dan kacang, beberapa lapak pasar malam dan mainan anak-anak turut meramaikan festival tersebut.

Para pengunjung berasal dari beberapa wilayah luar Batudaa, juga datang menyaksikan tradisi qunut yang digelar selama setahun sekali itu.

Rifki Adam (27) warga masyarakat asal Boalemo mengatakan, dia datang untuk melihat dan meramaikan festival ini. Sebab festival ini sempat tidak dilaksanakan beberapa tahun kemarin, akibat pandemi Covid-19.

"Ya, akhirnya festival ini ada lagi. Karena sempat tahun-tahun kemarin tidak ada, dikarenakan Covid. Asyiknya festival ini, kita berburu kacang dan pisang," ujar Rifki kepada TribunGorontalo.com. (*)

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved