Tak Direstui Pelatih Sabbah FC Bela Timnas, Saddil Ramdani Beri Penjelasan
Pemain Sabah FC, Saddil Ramdani buka suara soal pelatih klub tidak mengijinkannya bergabung timnas U-23 Indonesia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Saddil-Ramdani.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM - Pemain Sabah FC, Saddil Ramdani buka suara soal pelatih klub tidak mengijinkannya bergabung timnas U-23 Indonesia.
Ia pun menceritakan awal mula pemanggilan PSSI untuk timnas U-23 Indonesia.
"Saya kan setelah pekan kedua liga ada libur, di tanggal 22 dari PSSI mengirim surat ke klub Sabah FC. Mengirim surat, diberitahu lah ya "Dil ada surat pemanggilan untuk kami dari timnas", kamu prepare lah ya," ucap Saddil Ramdani kepada BolaSport.com dikutip TribunGorontalo.com.
"Saya tiba-tiba dimasukkan di grup kan, tanggal delapan ini dari PSSI-nya," ujarnya.
Ia mengira hanya dirinya pemain klub luar yang dipanggil, namun ternyata Egy Witan, Arhan, Asnawi turut dipanggil PSSI.
"Banyaklah. Semua pemain dipanggil," kata dia.
Saddil pun menceritakan masalah perizinan untuk bergabung dengan timnas U-23 Indonesia.
"Perkaranya saya ketika sudah bicara dengan manajemen, tetapi manajemen belum memberi tanggapan dan menyerahkan semuanya ke coach," lanjutnya.
Saddil dua minggu kemudian, ia menghadap pelatihnya.
Ia mengatakan, sudah menghubungi sang pelatih via Whatsapp namun tidak dibalas, sehingga ia memutuskan bertemu langsung.
"Saya bicara dan ingin berangkat ke Korea Selatan untuk berangkat SEA Games. Akhirnya jawabannya tidak boleh berangkat, katanya ada lima pertandingan," jelasnya.
Begitu pelatih Sabah FC Ong Kim Swee tidak mengizinkan, Saddil pun tidak bisa berbuat apa-apa lagi.
"Siap coach, saya tidak tahu harus bicara apa lagi, kalau gitu harus jawab apa. Saya diam saja dan balik training, latihan," ungkap Saddil.
Ia pun berharap timnas U-23 Indonesia bisa sukses di SEA Games 2021.
"Walaupun ini jadi umur terakhir saya di SEA Games, tetapi saya berharap Indonesia bakal berjaya selalu lah. Karena, walaupun masyarakat Indonesia ingin Saddil balik, ya itu bagian dari kabanggaan saya lah bisa mendukung Saddil untuk berkarier," pungkasnya.