PON XXII tahun 2028

Gorontalo Berambisi Jadi Tuan Rumah PON XXII 2028, Ini Alasannya

Menurut Safrin Saifi, Wakil Ketua KONI Gorontalo, event empat tahunan ini berimbas pada sektor ekonomi. Perekonomian daerah kata dia akan tumbuh pesat

Penulis: M Husnul Jawahir Puhi | Editor: Wawan Akuba
TribunGorontalo.com/WawanAkuba
GOR Nani Wartabone, sebuah fasilitas olahrga di Kota Gorontalo. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Alasan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Gorontalo berambisi menarik event Pekan Olahraga Nasional (PON) ke wilayah tersebut, karena manfaatnya untuk banyak sektor. 

Menurut Safrin Saifi, Wakil Ketua KONI Gorontalo, event empat tahunan ini berimbas pada sektor ekonomi. Perekonomian daerah kata dia akan tumbuh pesat, terlebih perputaran uang. 

“Selain itu tumbuh juga beberapa UMKM-UMKM yang baru," jawab Safrin Saifi, Sabtu (9/4/2022).

Baca juga: Breaking News: Gorontalo Belum Mendaftar Jadi Calon Tuan Rumah PON XXII 2028

Selain dari sektor ekonomi, juga infrastruktur. Karena biasanya, tuan rumah PON, pasti akan membangun tempat atau venue-venue cabang olahraga. 

"Daerah kita juga nanti akan mempunyai venue cabang olahraga yang baru, artian venue di sini adalah tempat atau gedung untuk cabang olahraga yang ada di dalam Pekan Olahraga Nasional (PON)," lanjut Safrin.

Pria yang belakangan diketahui juga menjabat sebagai komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Gorontalo itu mencontohkan PON Papua. 

"Seperti halnya yang ada di PON Papua kemarin, mereka dibuatkan Stadion yang berstandar Asia, yaitu Stadion Lukas Enembe," tegas Safrin dalam jaringan seluler.

Manfaat yang lain juga adalah lebih matangnya mempersiapkan atlet-atlet yang akan diikutsertakan dalam ajang PON nanti.

Dalam hal ini Koni Provinsi Gorontalo membuat sebuah strategi pembinaan yang intens, sehingga dapat menciptakan pemuda yang berbakat. 

Sebelumnya dikutip dari kompas.com, Provinsi Gorontalo bersama Sulawesi Tengah (Sulteng) mendeklarasikan sebagai calon tuan rumah penyelenggara PON XXII tahun 2028 di Hotel Sutan Raja Kota Palu, Sulawesi Tengah, Selasa 9 November 2021. 

Baca juga: Ini Alasan Gorontalo Gandeng Sulawesi Tengah Jadi Calon Tuan Rumah PON XXII 2028

Deklarasi dengan slogan SultengGo Katulistiwa ditandatangani oleh Ketua KONI kedua provinsi, serta oleh Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim dan Wagub Sulteng Ma’mun Amir.

Penandatanganan itu disaksikan Ketua Umum KONI Letjen TNI (Purn) Marciano Norman.

 “Saya atas nama Pemerintah Provinsi Gorontalo mendukung seribu persen penyelenggaraan PON XXII di Sulawesi Tengah dan Gorontalo,” kata Idris Rahim kala itu. 

Namun sejak dideklarasikan pada akhir 2021, realisasi Gorontalo untuk mendaftarkan jadi calon tuan rumah, belum dilakukan. 

Alasannya menurut Safrin, karena pihaknya masih menghitung kekuatan kompetitor. Karena biasanya justru tak ada provinsi yang mau mendaftarkan diri di awal-awal pendaftaran. Biasanya pada menit-menit terakhir. 

"Memang biasanya calon pendaftar itu mendaftar di saat menit-menit terakhir, dalam hal ini melihat kekuatan kompetitor dan dukungannya, sehingga belum ada satu pun provinsi yang mendaftar," lanjut Safrin ketika wawancara via telepon seluler, Sabtu hari ini.

Kata Safrin, penting untuk tahu bagaimana kekuatan kompetitor calon tuan rumah. Hal itu agar pihaknya mampu membalikan keadaan nanti saat biding. 

“Sampai dengan saat ini KONI Provinsi Gorontalo sedang mempersiapkan administrasi terkait pendaftaran tersebut,” ungkapnya. (*)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved