Kelapa Muda Milik Nurdin Moha Ini Laris Manis, Ini Alasannya

Karena ia mengambil langsung dari pohon, maka ia harus mengeluarkan biaya lagi untuk ongkos panjat.

Penulis: Husnul Puhi |
TribunGorontalo.com/Adhe
Penjual kelapa muda di Jalan Madura, Kota Gorontalo. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Pengguna Jalan Madura, Kota Gorontalo barangkali tidak asing dengan Nurdin Moha, penjual kelapa muda di kawasan itu. Sebab, kelapa yang dijual pria 48 tahun ini laris manis. 

Alasannya karena harga yang dipatok rupanya lebih murah dari harga kelapa di lapak lain. Ia mematok harga Rp 7.500 untuk satu kelapa. Padahal di lapak lain, harganya bisa mencapai Rp10.000. 

“Karena saya langsung membelinya dari kebun yang dimiliki oleh tetangga saya, dan harga per bijinya 3000,” ungkap Nurdin. 

Karena ia mengambil langsung dari pohon, maka ia harus mengeluarkan biaya lagi untuk ongkos panjat. Untuk tiga biji kelapa, ia membayar tukang panjat sebesar Rp 700. 

Hingga kini, Nurdin telah memiliki dua buah lapak. Masih berada di kawasan yang sama, hanya saja berbeda jarak sekitar 500 meter. 

Selain menjual kelapa per biji, Nurdin juga rupanya merupakan pemasok kelapa muda untuk para penjual es kelapa muda di Kota Gorontalo. 

Kelapa yang dijual Nurdin rata-rata memang untuk buka puasa. Ia menjualnya dalam bentuk yang sudah dikupas dan menyisakan batoknya saja, sementara ada juga yang dijual masih dengan kulit kelapa. 

Tidak ada biaya tambahan untuk konsumen yang meminta untuk dikupas ataupun tidak. 

Pria yang juga mengajak serta anaknya untuk berjualan itu, tidak membeberkan omset yang ia dapat setiap hari. 

Namun katanya, bisa mencapai jutaan jika saat itu ia membawa banyak stok kelapa. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved