Joe Biden Sebut Putin Penjahat Perang
Seruan Biden itu menilik kesaksian para pejabat Ukraina tentang mayat 410 warga sipil ditemukan di kota-kota di wilayah Kiev.
TRIBUNGORONTALO.COM - Presiden AS Joe Biden menyerukan diadakannya pengadilan kejahatan perang terhadap Presiden Rusia Vladimir Putin.
Ia menegaskan, Negaranya akan menjatuhkan lebih banyak sanksi terhadap Rusia.
Hal itu disampaikan Joe Biden saat konferensi pers di Gedung Putih sekembalinya dari Delaware.
"Kami melihat apa yang terjadi di Bucha. Dia (Putin) adalah penjahat perang," kata Biden dikutip USA Today, Senin (4/4/2022).
Seruan Biden itu menilik kesaksian para pejabat Ukraina tentang mayat 410 warga sipil ditemukan di kota-kota di wilayah Kiev.
Diketahui wilayah tersebut baru saja direbut kembali dari pasukan Rusia.
Oleksiy Arestovych, penasihat Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan, 280 orang dimakamkan di kuburan massal.
Sementara, Wartawan Associated Press melihat sedikitnya 21 mayat di berbagai tempat di sekitar Bucha.
Namun, pihak berwenang Rusia menolak bertanggung jawab dan menyebut gambar warga sipil tewas sebagai rekayasa. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/160222-Biden-dan-Putin.jpg)