Masih Banyak Pengusaha di Gorontalo Awam Soal HAKI

Persoalan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) rupanya masih menjadi hal aneh bagi pelaku usaha. Tidak terkecuali bagi pelaku usaha di Gorontalo. 

Penulis: Husnul Puhi |
TribunGorontalo.com/Adhe
Robinson Sinaga (tengah) saat hadir dalam acara Sosialisasi dan Fasilitasi Pendaftaran Kekayaan Intelektual Bagi Pelaku Usaha Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Rabu (30/3/2022) di Maqna Hotel. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Persoalan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) rupanya masih menjadi hal aneh bagi pelaku usaha. Tidak terkecuali bagi pelaku usaha di Gorontalo. 

Robinson Sinaga, Direktur Pengembangan Kekayaan Intelektual Industri Kreatif Kemenparekraf/Baparekraf dalam konferensi pers menjelaskan, pengusaha baru belajar Haki ketika produknya bersengketa. 

"Banyak yang tidak tau tentang Haki ini, mereka tau ketika produk atau usaha mereka sudah bermasalah, nah ini yang kami tidak inginkan" tegas Robinson, Rabu (30/3/2022) di Maqna Hotel.

Menurutnya, banyak pelaku usaha yang masih menganggap remeh soal HAKI. Padahal, jika tahu aturannya, pelaku usaha tidak akan terjerat hukum. 

"Banyaknya pelaku usaha di indonesia belum mengerti tentang Haki, maka masih banyak yang tidak membutuhkan akan hak kekayaan intelektual ini," lanjut Robinson.

HAKI adalah hak yang melekat pada sebuah output pemikiran manusia. Baik itu jasa atau sesuatu yang berguna untuk masyarakat. Jadi, HAKI melindungi hak seseorang dan memungkinan seseorang dapat menikmati kreativitasnya secara ekonomi. 

Objek yang diatur dalam kekayaan intelektual berupa karya yang dihasilkan oleh kemampuan intelektual manusia.

Istilah HAKI di dapat dari Intellectual Property Right (IPR) yang telah diatur dalam UU Nomor 7 Tahun 1994 mengenai pengesahan WTO.

Robinson hadir dalam acara Sosialisasi dan Fasilitasi Pendaftaran Kekayaan Intelektual Bagi Pelaku Usaha Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Acara yang merupakan kerja sama Universitas Sebelas Maret Solo (UNS) dengan Kementerian Pariwisata itu, digelar di Maqna Hotel

Sejumlah pejabat yang hadir di antaranya Kadis Pariwisata Provinsi Gorontalo, Rifli Katili dan Rektor UNS secara virtual. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved