Achmad Ryza Mediansyah Ajak Sineas Gorontalo Filmkan Kearifan Lokal
Terutama untuk para ahli perfilman (sineas) di Gorontalo, ia meminta agar lebih banyak mengangkat topik atau tema kearifan lokal.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Achmad-Ryza-Mediansyah.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Achmad Ryza Mediansyah mengajak warga Gorontalo merayakan momentum Hari Film Nasional yang diperingati setiap tanggal 30 Maret.
Terutama untuk para ahli perfilman (sineas) di Gorontalo, ia meminta agar lebih banyak mengangkat topik atau tema kearifan lokal.
Menurut pria yang saat ini menjabat sebagai seorang komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Gorontalo itu, banyak anak muda Gorontalo tentu mampu melahirkan karya film.
Karena itu kata dia, momen peringatan film ini mestinya jadi pemantik untuk berkreasi. Terutama dalam membuat hak istimewa, agar Gorontalo bisa lebih dikenal hingga ke mancanegara.
"Pemerintah itu sebenarnya dia yang memfasilitasi kita, (meski) bukan secara materi, tetapi bagaimana bisa membukakan kita suatu ide atau tempat yang bisa generasi distribusikan ke daerah lain, sehingga kearifan tersebut bisa terkenal melalui perfilman," terang Mantan Warek 3 Unisan Gorontalo itu.
Achmad pun menyentil kurangnya wadah kreativitas anak muda di Gorontalo. Katanya, banyak anak muda yang mencari tempat untuk menyalurkan kreativitasnya.
Namun, pusat-pusat kreativitas anak muda di Gorontalo sejauh ini sangat minim. Tempat seperti galeri kesenian katanya sangat minim.
Mestinya Pemerintah Provinsi Gorontalo baik dinas pendidikan dan kebudayaan, Pariwisata dan BUMN, harusnya berkolaborasi membuat wadah.
"Di pariwisata itu ada calender of event, nah bagaimana di instansi tersebut bisa berkolaborasi membuat satu wadah yang dapat berkolaborasi dengan perfilman, atau berkolaborasi mendirikan gedung seni di Gorontalo yang menampung orang kreatif sehingga bisa membawa daerah ini lebih baik" jelasnya. (*)