Rusli Akan Melobi Dana Rp 10 Miliar untuk Perbaikan Jembatan di Bongomeme

Diketahui, rusaknya jembatan itu karena diterjang banjir pada beberapa waktu lalu. Bukan main, jumlah perbaikannya mencapai Rp 5 miliar. 

TribunGorontalo.com/Ist
Kondisi Jembatan Desa Pilolalenga yang ambruk akibat diterjang banjir. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Rusli Habibie, Gubernur Gorontalo mengaku akan mencarikan solusi terkait perbaikan jembatan ambruk di desa Pilolalenga, Kecamatan Bongomeme, Kabupaten Gorontalo.

Diketahui, rusaknya jembatan itu karena diterjang banjir pada beberapa waktu lalu. Bukan main, jumlah perbaikannya mencapai Rp 5 miliar. 

“Tentu anggaran ini tidak sedikit, mana tadi katanya ada dua jembatan yang rusak. Jadi kalau ditotalkan anggaran yang dibutuhkan sekitar Rp 10 miliar,” ungkap Rusli saat meninjau jembatan itu ditemani istri Idah Syahidah dan Kepala Dinas PUPR Handoyo, Sabtu (26/3/2022). 

Kata Rusli, ia akan mencarikan solusi untuk perbaikan jembatan tersebut. Gubernur dua periode itu akan mencarikan solusi, dan akan mengajak anggota DPRD untuk mendapatkan anggaran tersebut. 

Memang katanya, bukan tidak mungkin mendapatkan anggaran sebanyak itu. Namun mengingat sekarang tahun anggaran 2022 sudah berjalan, tentu dibutuhkan perencanaan untuk pergeseran anggaran.

“ini kan tiba-tiba, harus kita buat dulu perencanaan anggarannya kalau dapat insyaallah langsung kita bangun,” ungkap Rusli. 

Meski begitu, solusi keduanya jika memang anggaran tersebut turun lebih lama, maka ia berencana untuk membangun jembatan darurat. Hal itu agar ada akses yang bisa membantu warga setempat. 

“Saya harapkan kalau bisa dipacu sebelum bulan puasa” tambahnya

Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Bidang Bina Marga dinas PUPR Meykowati Isa. Pihaknya bersama dengan balai jalan akan mencari jembatan bailey untuk dipasangkan sementara.

Karena jika melihat memang anggaran pembangunan jembatan ini baru akan dianggarkan nanti di tahun 2023.

“Perencanaan tadi di 2022 tentu nanti akan masuk di anggaran 2023. Tapi solusi dari pak gubernur kita harus segera membuat dulu jembatan bailey atau jembatan darurat dari rangka baja. Pihak balai jalan nanti akan membantu kira kira untuk jembatan ini hanya dengan anggaran sekitar Rp 80 jutaan. Namanya jembatan darurat tentu hanya bisa dilalui kenderaan yang ringan di bawah 5 ton,” paparnya.

Kedatangan gubernur Rusli melihat langsung kondisi jembatan dan mencarikan solusi untuk diperbaiki tentu membawa angin segar bagi masyarakat setempat. Menurut mereka sudah dua minggu lebih jalan yang menghubungkan desa Pilolalenga dan desa Topungo ini sulit untuk diakses. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved