Pamen Polda Gorontalo Tertembak

Ini Karier AKBP Beni Mutahir di Kepolisian Daerah Gorontalo

Pria yang tewas oleh peluru senapan rakitan pada Senin (21/3/22) itu, diketahui terakhir menjabat sebagai Direktur Perawatan Tahanan dan Barang Bukti

TribunGorontalo.com/Ist
Komandan Upacara AKBP Beni Mutahir, diikuti oleh Pleton Pamen, Pama, Pasukan Bersenjata dan Gabungan Staf. (Sumber: Tribrata) 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Beni Mutahir diketahui memiliki karir panjang di institusi Kepolisian Daerah Gorontalo. 

Pria yang tewas oleh peluru senapan rakitan pada Senin (21/3/22) itu, diketahui terakhir menjabat sebagai Direktur Perawatan Tahanan dan Barang Bukti (Dir Tahti) Polda Gorontalo

Beni menjabat posisi ini sejak November 2021. Sebelumnya, diketahui menjabat sebagai Kabag Kerma Roops Polda Gorontalo

AKBP Benni yang kini berusia 45 tahun itu, diketahui juga pernah menjabat sebagai Kepala satuan patroli daerah Dit. Pol Airud Polda Gorontalo pada 2018. 

Dari informasi yang dikumpulkan TribunGorontalo.com, AKBP Beni merupakan alumni Akademi Kepolisian (AKPOL) 1998. Ia diketahui lahir pada 5 April 1977 di Bandung, Jawa Barat.

Beni diketahui meninggal setelah peluru dari pistol milik terpidana kasus narkoba, bersarang di kepalanya.

Kejadian naas itu terjadi di kediaman pelaku di Perumahan Asparaga, Jalan Mangga, Kota Gorontalo pada pukul 04.00 Wita dini hari. 

Jenazah Beni saat ini setelah disemayamkan di rumah duka di Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo, diterbangkan ke Surabaya, Jawa Timur. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved