Gorontalo Berduka

Thariq Modanggu Jabat Pelaksana Tugas Bupati Gorontalo Utara

Thariq Modanggu menjabat sebagai Pelaksana Tugas Bupati Gorontalo Utara sisa masa jabatan 2022–2023.

Editor: lodie tombeg
TribunGorontalo.com
Almarhum Bupati Gorontalo Utara Indra Yasin 

TRIBUNGORONTALO.COM, Kwandang - Bupati Gorontalo Utara Dr H Indra Yasin SH MH (67), meninggal dunia di Kota Gorontalo, Kamis (3/3/2022) pukul 04.30 Wita.

Siang ini, bupati dua periode itu dimakamkan di Komplek Pekuburan Keluarga di Desa Timbuolo, Kecamatan Botupingge, Kabupaten Bone Bolango, sekitar 6,2 km selatan rumah duka di Gorontalo.

Indra menjabat periode kedua mulai 2018 dan akan berakhir 2023 mendatang.

Sesuai aturan apabila pejabat bupati berhalangan tetap, otomatis wakil bupati menjalankan tugas keseharian dari bupati sambil menunggu keputusan dari Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.

Thariq Modanggu menjabat sebagai Pelaksana Tugas Bupati Gorontalo Utara sisa masa jabatan 2022–2023.

Sebelumnya, ia menjabat sebagai Wakil Bupati Gorontalo Utara.

Thariq ditetapkan sebagai wakil bupati terpilih untuk masa jabatan 2018–2023 mendampingi Indra Yasin.

Pasangan ini didukung oleh Partai Keadilan Sejahtera, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Indonesia, Partai Persatuan Pembangunan, Partai Amanat Nasional, dan Partai Nasional Demokrat.

Sebelum menjadi Wakil Bupati, pria yang akrab dipanggil "Oki" ini memiliki karier sebagai seorang aktivis, penulis merangkap dosen di IAIN Sultan Amai Gorontalo.

Ia dan Indra dilantik pada 6 Desember 2018 oleh Gubernur Gorontalo Rusli Habibie.

Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Gorontalo Utara Syahril Mointi di Gorontalo, mengatakan, Bupati Indra meninggal setelah menjalani masa istirahat di rumah selama enam hari karena dilanda flu dan sakit kepala.

"Beliau meninggal di rumah dan keluarga masih melakukan pertemuan untuk rencana pemakaman yang akan dilaksanakan hari ini," katanya, dikutip dari Antara.

Bupati Indra sempat merasa bugar pada Rabu (2/3/2022) malam dan siap beraktivitas kembali. Namun, menjelang subuh, beliau merasakan sakit kepala hingga menghembuskan napas terakhir pada Kamis pagi.

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gorontalo Utara, Roni Imran mengaku menerima informasi tersebut dari pihak keluarga sekitar lima menit setelah Bupati Indra dinyatakan meninggal dunia.

"Saya sangat kaget mendengar informasi ini. Tentu rakyat sangat berduka mendalam," katanya. Meninggalnya Bupati Indra Yasin juga diumumkan kepada warga di seluruh wilayah kabupaten melalui pengeras suara di setiap rumah ibadah. (*)

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved