Konflik Rusia Vs Ukraina

Tawarkan Dialog Damai: Pesan Paus Fransiskus kepada Rusia dan Ukraina

Dunia berusaha menghentikan peperangan Rusia dengan Ukraina. Tawaran jalur diplomasi disampaikan sejumlah negara.

Editor: Lodie Tombeg
AFP
Paus Fransiskus mendatangi Kantor Kedutaan Besar Rusia di Vatikan, Jumat (25/2/2022). 

TRIBUNGORONTALO.COM, Vatikan - Dunia berusaha menghentikan peperangan Rusia dengan Ukraina. Tawaran jalur diplomasi disampaikan sejumlah negara. Vatikan mengatakan pada Senin (28/2/2022), siap untuk memfasilitasi dialog antara Rusia dan Ukraina untuk mengakhiri perang.

Vatikan menyerukan penghentian segera serangan militer. Sekretaris Negara Kardinal Pietro Parolin yang menjadi orang kedua setelah Paus Fransiskus dalam hierarki Vatikan, mengatakan kepada surat kabar Italia bahwa terlepas dari perang yang telah dilepaskan Rusia melawan Ukraina, dirinya meyakini selalu ada ruang untuk negosiasi.

Sebelumnya, Duta Besar Ukraina untuk Vatikan, Andriy Yurash, mengatakan kepada Reuters dalam sebuah wawancara pada Senin (14/2/2022), bahwa Kiev terbuka untuk mediasi Vatikan atas konfliknya dengan Rusia.

Andriy Yurash menyebut Vatikan sebagai tempat yang sangat berpengaruh, sangat spiritual untuk pertemuan. Pietro Parolin, diplomat tinggi Vatikan, mengatakan kepada surat kabar Italia bahwa dialog adalah satu-satunya cara yang masuk akal dan konstruktif untuk menyelesaikan perbedaan.

Baca juga: Konstelasi Invasi Rusia: Gerak Pasukan Beruang Merah Terhalang Pejuang Ukraina

"Takhta Suci, yang pada tahun-tahun ini telah mengikuti peristiwa di Ukraina terus-menerus, diam-diam dan dengan perhatian besar, menawarkan untuk memfasilitasi dialog dengan Rusia, selalu siap membantu kedua belah pihak melanjutkan jalan seperti itu," kata dia, menurut transkrip di situs resmi Berita Vatikan.

"Yang terpenting, serangan militer harus segera dihentikan. Kita semua adalah saksi dari konsekuensi tragisnya," kata Parolin, dikutip dari Reuters.

Dia menyarankan bahwa inilah yang dikatakan Paus Fransiskus kepada duta besar Rusia ketika dia melakukan kunjungan mendadak ke kedutaan Rusia di Vatikan pada Jumat (25/2/2022), dalam keberangkatan yang belum pernah terjadi sebelumnya dari protokol diplomatik.

Parolin mengatakan dunia sedang menyaksikan peristiwa serupa dengan yang mendahului dimulainya Perang Dunia Kedua, referensi nyata untuk invasi Jerman ke Polandia pada tahun 1939.

Paus Fransiskus sendiri pada Minggu (27/2/2022), membuat seruan yang berapi-api untuk koridor kemanusiaan untuk membantu para pengungsi meninggalkan Ukraina dan mengatakan mereka yang berperang tidak boleh tertipu dengan berpikir bahwa Tuhan ada di pihak mereka. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Vatikan Siap Memfasilitasi Dialog antara Rusia dan Ukraina"

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved