Konflik Rusia Vs Ukraina

UEFA Sanksi Rusia, Final Liga Champions dari Pindah ke Paris

Invasi Rusia terhadap Ukraina berdampak ke sepak bola negeri beruang merah itu. UEFA telah memutuskan untuk memindahkan final Liga Champions.

Editor: Lodie Tombeg
AFP
Pemain depan Paris Saint-Germain asal Prancis, Kylian Mbappe merayakan setelah mencetak gol kedua selama pertandingan sepak bola Grup A babak pertama Liga Champions UEFA hari ke-6 antara Paris Saint-Germain (PSG) dan Club Brugge, di stadion Parc des Princes di Paris pada 7 Desember, 2021. 

UEFA akan mengadakan pertemuan darurat pada hari Jumat ketika badan sepak bola Eropa mengatakan "sangat mengutuk" invasi militer Rusia ke Ukraina, dan badan pengatur dilaporkan telah menyerukan untuk memindahkan final Liga Champions dari St Petersburg.

"UEFA berbagi keprihatinan yang signifikan dengan komunitas internasional untuk situasi keamanan yang berkembang di Eropa dan mengutuk keras invasi militer Rusia yang sedang berlangsung di Ukraina," katanya dalam sebuah pernyataan pada hari Kamis.

“Kami tetap teguh dalam solidaritas kami dengan komunitas sepak bola di Ukraina dan siap untuk mengulurkan tangan kami kepada rakyat Ukraina.”
UEFA Mengutuk Invasi Rusia

"UEFA mengutuk invasi militer Rusia yang sedang berlangsung di Ukraina". UEFA berbagi keprihatinan signifikan komunitas internasional untuk situasi keamanan yang berkembang di Eropa dan mengutuk keras invasi militer Rusia yang sedang berlangsung di Ukraina.

Sebagai badan pengatur sepak bola Eropa, UEFA bekerja tanpa lelah untuk mengembangkan dan mempromosikan sepak bola sesuai dengan nilai-nilai umum Eropa seperti perdamaian dan penghormatan terhadap hak asasi manusia, dalam semangat Piagam Olimpiade. Kami tetap teguh dalam solidaritas kami dengan komunitas sepak bola di Ukraina dan siap untuk mengulurkan tangan kami kepada rakyat Ukraina.

Kami menghadapi situasi ini dengan sangat serius dan mendesak. Keputusan akan diambil oleh Komite Eksekutif UEFA dan diumumkan besok (hari ini, Red)."

Gelar Pertemuan Luar Biasa Hari Ini

UEFA mengatakan pertemuan luar biasa komite eksekutifnya akan diadakan pada hari Jumat pukul 09:00 GMT dan keputusan kemungkinan akan dibuat pada final Liga Champions musim ini.

Laga pamungkas kompetisi utama sepak bola klub Eropa itu rencana awalnya dijadwalkan akan dimainkan pada 28 Mei di Gazprom Arena di Saint Petersburg. Stadion itu telah menjadi tuan rumah beberapa pertandingan di Kejuaraan Eropa tahun lalu dan di Piala Dunia 2018 yang diadakan di Rusia.

“Kami menghadapi situasi ini dengan sangat serius dan mendesak. Keputusan akan diambil oleh Komite Eksekutif UEFA dan diumumkan besok (hari ini)," tambah UEFA, Kamis.

UEFA akan mengadakan pertemuan darurat pada hari Jumat pagi (25/2/2022) terkait dengan pencoretan St Petersburg sebagai tempat digelarnya final Liga Champions. Itu dilakukan setelah invasi habis-habisan Rusia ke Ukraina.

Stadion Wembley, West Ham dan Tottenham semuanya ingin membawa permainan final Liga Champions ke Inggris.
UEFA telah mengadakan pertemuan darurat pada hari Jumat setelah Rusia menginvasi Ukraina. Pada awalnya, Final Liga Champions pada 28 Mei akan dipentaskan di Saint Petersburg. Wembley atau stadion Tottenham atau West Ham bisa menjadi tuan rumah pertandingan.

Rusia dapat dicoret dari final Liga Champions pada Jumat setelah UEFA mengadakan pertemuan darurat.
Pada awalnya, acara final sepak bola klub Eropa dijadwalkan akan diadakan di Stadion Krestovsky di Saint Petersburg pada 28 Mei.

Tapi invasi Rusia ke Ukraina, yang dimulai pada Kamis pagi, berarti kemungkinan besar final akan dipindahkan.
Tiga tempat di London - Stadion Wembley, Stadion Tottenham Hotspur dan Stadion London West Ham - menjadi alternatif potensial.

Sebuah pernyataan UEFA mengatakan: 'Mengikuti evolusi situasi antara Rusia dan Ukraina dalam 24 jam terakhir, Presiden UEFA telah memutuskan untuk mengadakan pertemuan luar biasa Komite Eksekutif pada hari Jumat 25 Februari pukul 10:00 CET, untuk mengevaluasi situasi dan mengambil semua keputusan yang diperlukan."

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved