Pemilu 2024
PDIP Masih Nomor Satu di Jabar, Simak Hasil Survei SMRC
Lembaga Survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) merilis hasil survei soal elektabilitas partai politik di Provinsi Jawa Barat.
TRIBUNGORONTALO.COM, Jakarta - Lembaga Survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) merilis hasil survei soal elektabilitas partai politik di Provinsi Jawa Barat.
Kasus dugaan ujaran kebencian Arteria Dahlan terkait penggunaan bahasa Sunda rupanya tidak berpengaruh terhadap elektabilitas PDIP di Jabar.
Dalam simulasi terbuka, para responden ditanya "Jika pemilihan anggota DPR diadakan sekarang, partai atau calon dari partai mana yang akan bapak/ibu pilih di antara partai-partai berikut ini?"
Tercatat PDIP berada di urutan pertama lalu diikuti Partai Gerindra dan PKS.
"PDIP mendapat 16 persen, Gerindra mendapat 14,6 persen, disusul PKS 9,2 persen, Golkar 8,1 persen, Demokrat 5,9 persen, dan PKB 5,1 persen," ujar Manager Program SMRC Saidiman Ahmad dalam konferensi pers secara daring, Selasa (15/2/2022).
Jika dilihat perbandingan antara elektabilitas pada Pemilu 2019 dan survei SMRC terbaru, Saidiman mengatakan hanya PDIP yang mengalami tren kenaikan.
"PDIP sedikit mengalami kenaikan dari 14,3 persen pada Pemilu 2019 menjadi 16 persen, sementara Gerindra mengalami penurunan dari 17,6 persen menjadi 14,8 persen, PKS juga demikian dari 13,3 persen menjadi 9,2 persen," kata dia.
"Golkar dari 13,3 persen menjadi 8,1 persen, Demokrat dari 7,5 persen menjadi 5,9 persen, PKB dari 7,9 persen menjadi 5,1 persen," kata dia.
Berikut urutan elektabilitas partai politik di Jawa Barat dalam temuan SMRC:
1. PDIP: 16 persen
2. Gerindra: 14,8 persen
3. PKS: 9,2 persen
4. Golkar: 8,1 persen
5. Demokrat: 5,9 persen
6. PKB: 5,1 persen
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/150222-PDIP.jpg)