Juara Bertahan MotoGP Usulkan Pengaspalan Ulang Sirkuit Mandalika

Juara bertahan MotoGP Fabio Quartararo mengusulkan kepada pengelola untuk mengaspal kembali Sirkuit Mandalika. Langkah itu perlu dilakukan mencegah.

Editor: Lodie Tombeg
Tribunnews
Pebalap tim Yamaha, Fabio Quartararo 

Menurut Patterson, ada gosip di paddock yang menyebutkan bahwa jadwal MotoGP Indonesia akan digeser ke akhir tahun atau bahkan dibatalkan sepenuhnya dan baru digelar pada 2023. Namun, hal itu tak mungkin terjadi karena Dorna Sports selaku promotor sudah sangat ingin menghelat MotoGP di Indonesia.

Saat artikel ini ditulis, Kompas.com sudah berupaya mengonfirmasi seputar permasalahan yang dibahas Simon Patterson ini ke Direktur Utama MGPA Priandhi Satria, baik melalui telepon maupun pesan singkat.

Pertanyaan melalui pesan singkat sudah terbaca, tetapi belum direspons oleh Priandhi. Sementara itu, dalam keterangan yang diberikan kepada Kompas.com pada Selasa (15/2/2022), Media Communication MGPA, Gatot Widakdo, menjelaskan bahwa aspal lintasan Sirkuit Mandalika sebelumnya sudah dinilai oleh Dorna Sports. Menurut Gatot Widakdo, Dorna Sports yang merupakan promotor MotoGP, merasa puas dengan kondisi Sirkuit Mandalika.

Masalah utama di Mandalika sebenarnya adalah soal grip di lintasan yang dinilai kurang, tetapi itu bisa diatasi dengan memakai lintasan secara reguler. Lebih lanjut, Gatot Widakdo juga mengutarakan bahwa sampai hari tes terakhir, tidak ada tim yang mengajukan protes resmi ke Dorna Sports soal lintasan. Keterangan dari Gatot Widakdo kemudian didukung oleh pernyataan Direktur Utama MGPA, Priandhi Satria, sebelumnya.

Priandhi menjelaskan bahwa, lintasan di Sirkuit Mandalika tidak memerlukan perubahan apa pun. Itu sesuai "mandat" dari Dorna. "Kami sudah melakukan diskusi dengan ITDC, Dorna, dan perwakilan Race Director dengan membahas soal lintasan yang berdebu pada hari pertama tes pramusim," kata Priandhi selepas tes hari kedua dalam sebuah video yang diterima Kompas.com. "Dalam kesempatan itu, Dorna menyebutkan bahwa debu adalah sesuatu yang wajar untuk lintasan yang sudah dua bulan tak dipakai.

Di samping itu, masih ada pembangunan di sisi luar dan dalam lintasan," imbuhnya. "Dorna dan Race Director tidak menginginkan perubahan apa pun di lintasan dari sekarang sampai ajang MotoGP (Indonesia) karena menurut mereka memang tidak perlu. Yang diperlukan adalah memakai lintasan ini secara reguler agar debu dari pori-pori lintasan keluar," kata Priandhi. Kata Dorna Sports soal Mandalika Managing Director Dorna Sports Carlos Ezpeleta tak memungkiri masih ada yang perlu disempurnakan di dalam dan luar trek.

Menurut Ezpeleta, upaya menyelenggarakan balapan di tempat yang baru memang memiliki banyak tantangan. Ia menyebut pengelola Sirkuit Mandalika masih punya banyak waktu untuk membenahi lintasan. Oleh karena itu, Ezpeleta yakin kondidi trek akan semakin baik saat balapan mendatang.

"Prioritas adalah untuk menyelenggarakan GP dalam kondisi baik. Yang terpenting para pebalap suka dengan layout, dan khususnya dalam hal area run-off, ini menjadi salah satu yang terbaik di keseluruhan kalender MotoGP," kata Ezpeleta di laman MotoGP.com, Senin (14/2/2022). (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Aspal Sirkuit Mandalika Disebut Tak Sesuai Spesifikasi, Bagaimana Kelanjutan MotoGP Indonesia?"

 

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved