Kamis, 5 Maret 2026

Covid 12 Februari 2022: Indonesia Tambah 55.209 Pasien, Tembus 4.763.252 Kasus

Kasus Covid-19 menuju puncak gelombang ketiga di Indonesia. Pemerintah kembali mengumumkan data penambahan kasus baru yang tembus 55.209 pasien.

Tayang:
Editor: Lodie Tombeg
zoom-inlihat foto Covid 12 Februari 2022: Indonesia Tambah 55.209 Pasien, Tembus 4.763.252 Kasus
Tribun Gorontalo
Polisi, TNI dan Dinkes Kota Gorontalo menyasar tempat keramaian seperti kafe untuk vaksinasi Covid-19 di Kota Gorontalo belum lama ini. 

TRIBUNGORONTALO.COM - Kasus Covid-19 menuju puncak gelombang ketiga di Indonesia. Pemerintah kembali mengumumkan data penambahan kasus baru yang tembus 55.209 pasien pada Sabtu (12/2/2022).

Naik 10 ribu lebih kasus dibandingkan Jumat  berada di angka 40.489 kasus. Kini, total kasus infeksi corona di Indonesia sebanyak 4.763.252 hingga sore ini.

Kabar baiknya, pasien sembuh dari Covid-19 bertambah 32.570, jadi totalnya mencapai 4.282.847 orang. Berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19, untuk kasus kematian harian tercatat bertambah 107 jiwa.

Sehingga, total kasus kematian akibat Covid-19 di Indonesia sebanyak 145.065 jiwa. Adapun total kasus aktif di Indonesia sebanyak 335.340 orang.

Mengenai vaksinasi, sudah lebih dari 130 juta warga Indonesia telah mendapatkan dosis lengkap atau 2 dosis vaksinasi Covid-19 hingga Sabtu siang.

Dikutip dari situs
Kemenkes, total masyarakat yang sudah vaksinasi dosis pertama sebanyak 188.060.706 orang.

Kemudian, sebanyak 135.209.233 dosis kedua telah disuntikkan ke warga. Untuk vaksinasi Covid-19 dosis ketiga, saat ini sudah disuntikkan ke 6.885.645 warga. Pemerintah Siapkan Kebijakan Antisipasi Lonjakan Kasus Covis-19.

Baca juga: Gubernur Rusli Positif Omicron, Begini Hasil Swab Test Covid Pejabat Pemprov Gorontalo

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan membeberkan sejumlah langkah yang diambil pemerintah untuk menghadapi lonjakan kasus Covid-19.

Mulai dari percepapatan vaksinasi Covid-19 hingga mendorong penggunaan layanan telemedisin.

Hal tersebut, dilakukan karena tren kenaikan Covid-19 kembali terjadi di Indonesia akhir-akhir ini.

“Tren kenaikan kasus Covid-19 di Indonesia meningkat sangat pesat.”

“Namun, secara umum dampak terhadap rumah sakit dan kematian masih relatif lebih kecil daripada varian Delta,” kata Luhut dalam Keterangan Pers Ratas Evaluasi PPKM secara daring yang disiarkan melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin (7/2/2022).

Luhut menyebut, ada beberapa kebijakan yang disiapkan pemerintah untuk menghadapi lonjakan kasus Covid-19.

Mulai dari percepapatan vaksinasi hingga mendorong penyediaan fasilitas penginapan khusus para tenaga kesehatan (Nakes).

Pertama, pemerintah mendorong percepatan vaksinasi Covid-19 untuk masyarakat Indonesia.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved