Sebaran Corona di Indonesia 10 Februari 2022: Gorontalo Miliki 77 Kasus Aktif
Provinsi Gorontalo memiliki 77 kasus aktif Covid-19, Kamis (10/2/2022). Sehari sebelumnya, provinsi ini ketambahan 10 kasus baru.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/100222-Vaksin-Kafe.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM - Provinsi Gorontalo memiliki 77 kasus aktif Covid-19, Kamis (10/2/2022). Sehari sebelumnya, provinsi ini ketambahan 10 kasus baru.
Diketahui,Hari ini terdapat penambahan kasus virus corona sebanyak 40.618 kasus. Sebelumnya, Rabu (9/2/2022), kasus positif Covid-19 bertambah 46.843 kasus.
Hal ini berarti terjadi pengurangan lebih dari lima ribu kasus. Bertambahnya 40.618 kasus hari ini menjadikan total kasus Covid-19 di Indonesia sebanyak 4.667.554 kasus.
Hal tersebut berdasarkan data yang diterima Tribunnews.com pada Kamis pukul 17.32 WIB.
Sementara itu, pada hari ini terjadi penambahan kasus aktif Covid-19 sebanyak 22.362 kasus. Hal tersebut menjadikan total kasus aktif Covid-19 di Indonesia menjadi 288.186 kasus.
Berikut sebaran kasus aktif Covid-19 di 34 provinsi di Indonesia berdasarkan data dari laman resmi covid19.go.id pada Kamis (10/2/2022):
DKI JAKARTA: 87.964
JAWA BARAT: 82.032
BANTEN: 46.105
BALI: 16.570
JAWA TIMUR: 11.607
JAWA TENGAH: 11.402
SUMATERA UTARA: 3.253
DI YOGYAKARTA: 3.045
Baca juga: Membutuhkan 5 Ribu Relawan, Begini Perkembangan Vaksin Merah Putih
PAPUA: 2.952
KALIMANTAN SELATAN: 2.637
LAMPUNG: 2.394
NUSA TENGGARA BARAT: 2.055
SUMATERA SELATAN: 1.822
SULAWESI SELATAN: 1.816
MALUKU: 1.598
KALIMANTAN TIMUR: 1.593
RIAU: 1.433
SULAWESI UTARA: 975
SUMATERA BARAT: 865
PAPUA BARAT: 865
KALIMANTAN BARAT: 770
KEPULAUAN RIAU: 737
BANGKA BELITUNG: 647
KALIMANTAN TENGAH: 619
NUSA TENGGARA TIMUR: 594
SULAWESI TENGGARA: 444
JAMBI: 401
BENGKULU: 270
ACEH: 247
SULAWESI TENGAH: 195
GORONTALO: 77
MALUKU UTARA: 71
KALIMANTAN UTARA: 69
SULAWESI BARAT: 62
Kemenkes Prediksi Puncak Kasus Covid-19 Omicron Terjadi 2-3 Minggu ke Depan
Diwartakan Tribunnews.com sebelumnya, Dirjen Pelayanan Kesehatan, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI Prof. Abdul Kadir menuturkan peningkatan kasus Covid-19 sangat signifikan akan terjadi dari hari ke hari.
Hingga Rabu (9/2/2022) kemarin, kasus harian Covid-19 mencapai 46.843. Kemenkes menyebut kenaikan kasus harian patut diwaspadai dalam 2-3 minggu ke depan.
"Kita akan melihat dua sampai tiga minggu kedepan kemungkinannya akan terjadi peaknya, karena itulah maka tentunya kita semua harus mewaspadai terjadi kemungkinan peningkatan jumlah kasus yang besar," ungkapnya dalam konferensi pers virtual, Kamis (10/2/2022).
Ia mengatakan peningkatan kasus varian Omicron diprediksi 3 sampai 5 kali lipat daripada kasus saat gelombang varian Delta tahun lalu.
Meski demikian, masyarakat perlu mengetahui bahwa gejala-gejala yang ditimbulkan oleh Omicron ini itu tidak seberat gejala varian Delta karena cenderung ringan bahkan tanpa gejala.
"Tentunya kita tetap harus berhati-hati dan waspada meskipun gejalanya ringan tapi itu bisa berbahaya pada orang-orang yang berusia lanjut atau lansia."
"Termasuk juga orang-orang yang kebetulan mempunyai penyakit penyerta atau komorbid dan juga pada orang-orang yang belum divaksin dan pada anak-anak," tegas Prof Abdul Kadir. (*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Sebaran Kasus Aktif Corona di Indonesia 10 Februari 2022: Jakarta Tertinggi, Banten Masuk 3 Besar