Pelaku Perjalanan Luar Daerah Terbanyak Sumbang Kasus Covid-19 di Gorontalo, Ini Kata Satgas
Pelaku perjalanan ke luar daerah menjadi kelompok terbanyak penyumbang kasus konfirmasi positif di Gorontalo pada Januari-Februari 2022.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/060122-Yana-Suleman.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Pelaku perjalanan ke luar daerah menjadi kelompok terbanyak penyumbang kasus konfirmasi positif di Gorontalo pada Januari-Februari 2022.
Dari pemeriksaan antigen kepada pelaku perjalanan yang tiba di Gorontalo, sejauh ini dinas kesehatan setempat menemukan belasan penumpang pesawat terkonfirmasi positif Covid-19 dengan pemeriksaan antigen dan PCR.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo, Yana Yanti merincikan belasan pasien itu, 3 orang tiba menggunakan pesawat udara pada tanggal 21 Januari 2022, 2 orang tiba dengan pesawat udara pada tanggal 23 Januari 2022, 2 orang tiba dengan pesawat udara pada tanggal 25 Januari 2022, 1 orang tiba dengan pesawat udara pada tanggal 30 Januari 2022, dan 1 orang tiba dengan kapal laut pada tanggal 31 Januari 2022.
Selanjutnya 1 orang tiba dengan pesawat udara pada tanggal 2 Februari 2022 dan 1 orang tiba dengan pesawat udara pada tanggal 04 Februari 2022, 2 orang tiba dengan pesawat udara pada tanggal 5 Februari 2022, dan 3 orang tiba dengan pesawat udara pada tanggal 6 Februari 2022.
“Semua pasien ini sudah diisolasi terpusat,” ujar Yana.
Baca juga: Empat Pasien Covid Uji Lanjut Omicron, Ini Penjelasan Wakil Wali Kota Gorontalo
Positifnya menurut Yana, bahwa penambahan kasus aktif ini membuktikan bahwa screening antigen yang dilakukan di bandara dan pelabuhan di Gorontalo, terbukti efektif. Sebab, pihaknya mampu menemukan kasus secara dini, sehingga respon dalam penanganan dan pengobatan bisa cepat dilakukan.
“Semua pintu masuk di Provinsi Gorontalo harus diperketat untuk itu kami berharap dukungan dan keterlibatan lintas sektor terkait agar transmisi lokal dapat dicegah” ucapnya.
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Gorontalo, Triyanto S Bialangi menghimbau masyarakat yang berkontak erat dengan pasien yang terkonfirmasi positif, agar secara aktif melakukan pemeriksaan untuk mencegah penularan virus ini di Provinsi Gorontalo.
“Saya harap agar protokol kesehatan 5M tetap dijalankan dengan disiplin dan memasifkan 3T (test, tracing dan treatment) serta meningkatkan capaian vaksinasi guna membentuk kekebalan kelompok”, tutup Triyanto.
Saat ini jika dilihat dalam laman resmi Dinkes Gorontalo, per 5 Februari 2022, kasus aktif di Gorontalo mencapai 18 kasus. Jumlah itu belum termasuk tiga kasus baru yang teridentifikasi pada 6 Februari 2022 kemarin. Artinya jika dihitung, akumulasi kasus aktif saat ini mencapai 21 kasus.
Adapun akumulasi kasus keseluruhan di Gorontalo sejak 2020 mencapai 11.882 kasus. Kasus sembuh ada sebanyak 11.403, dan meninggal 443 orang. (wan)