Hadapi Real Madrid di Liga Champions, Ini Ambisi Kylian Mbappe
Sempat diisukan mencapai kesepakatan dengan Real Madrid, Kylian Mbappe akhirnya gagal menandatangani kesepakatan pra-kontrak.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/030222-Mbappe.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM - Sempat diisukan mencapai kesepakatan dengan Real Madrid, Kylian Mbappe akhirnya gagal menandatangani kesepakatan pra-kontrak dengan Los Blancos di bulan Januari hingga transfer musim dingin ditutup.
Real Madrid akan menghadapi PSG pada 15 Februari. Publik maya pada Rabu (3/2/2022), kembali digemparkan dengan munculnya berita yang dimuat media Sport Bild, menyatakan bahwa bomber asal Prancis telah resmi mencapai kesepakatan dengan gaji 50 juta euro atau sekitar 810 miliar rupiah per tahun pada dua hari yang lalu.
Kylian Mbappe merupakan striker yang gencar dikabarkan akan hengkang dari klubnya setelah menolak lebih dari tiga kali tawaran perpanjangan kontrak yang disodorkan oleh klub pemiliknya, Paris Saint-Germain.
PSG sejatinya telah beberapa kali memberikan proposal yang berbeda, mulai dari kontrak jangka panjang hingga kontrak jangka pendek dengan nominal gaji yang tinggi demi membujuk striker andalan mereka itu tetap bertahan di Parc De Princess.
Namun poroposal tersebut masih ditolak oleh Kylian Mbappe.
Baca juga: Real Madrid Rajai Liga, Sentuhan Ancelotti hingga Magis Benzema
Bahkan pemain 23 tahun itu sudah berbicara terbuka di media Prancis, RMC Sport yang mengadakan wawancara eksklusif pada Oktober 2021 silam, bahwa dirinya berhasrat ingin mencari tantangan baru di Spanyol.
"Saya meminta untuk dijual, karena pada saat itu saya tidak ingin memperpanjang kontrak" Ujar Mbappe kepada RMC Sport.
Bahkan Mbappe berterus terang kepada media, dirinya ingin pergi secara baik-baik untuk itulah dia tetap menghargai keputusan manajemen PSG setelah mereka menolak tawaran 180 juta Euro yang dilayangkan Real Madrid pada jendela transfer musim panas tahun lalu.
"Saat itu saya meminta untuk hengkang dan saya tak mau memperbarui kontrak. Saya ingin klub mendapatkan dana transfer agar bisa mencari pengganti yang bagus," Kata Mbappe dalam wawancara dengan media Prancis, RMC.
Kini pemain terbaik Piala Dunia 2018 itu sudah berstatus free-transfer, yang memungkinkan dia bebas memilih manapun yang meminatinya tanpa campur tangan dari klub pemiliknya saat ini.
Mbappe sebenarnya memiliki peluang untuk menandatangani perjanjian dengan Real Madrid, akan tetapi hasil drawing Liga Champions memaksa hasrat pemain untuk bergabung dengan klub impiannya tersebut.
Meski begitu, Mbappe masih memiliki 6 bulan tersisa sebelum akhirnya benar-benar bergabung dengan klub raksasa Spanyol.
Dilansir dari El Chiringuito, Real Madrid dikabarkan tidak akan berbicara dengan PSG hingga bulan Mei mendatang menjelang dibulanya jendela transfer musim panas 2022.
"Real Madrid memberi tahu PSG bahwa mereka akan berbicara dengan Mbappe pada bulan Mei, tidak sebelumnya." Ungkap Josep Pedrerol seperti dikutip El Chiringuito.
Real Madrid akan menghadapi PSG pada 15 Februari nanti, itu berarti Mbappe akan "diuji coba" oleh skuad asuhan Carlo Ancelotti yang juga berhasrat ingin lolos ke babak selanjutnya. Dan Kylian Mbappe tak menutup keinginan besarnya untuk mengalahkan Real Madrid di ajang bergengsi tersebut.
"Bergabung dengan Real Madrid di akhir musim? Sekarang bukan waktunya membicarakan itu. Kami berada di bagian terpenting musim ini dan akan menghadapi Real Madrid. Satu-satunya hal yang saya pikirkan saat ini adalah mengalahkan Real Madrid di bulan Februari dan Maret," jelas Mbappe dilansir L'Equipe. (jil)