Covid-19 Terus Meningkat, Indonesia di Ambang Gelombang Ketiga

Kasus Covid-19 terus meningkat di Indonesia. Siap-siap menghadapi gelombang ketiga pandemi.

Editor: lodie tombeg
Tribun Gorontalo
BOOSTER - Vaksinasi booster di Aston Hotel Gorontalo, Senin (24/1/2022). 

TRIBUNGORONTALO.COM, Jakarta - Kasus Covid-19 terus meningkat di Indonesia. Siap-siap menghadapi gelombang ketiga pandemi.

Juru bicara vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi menyampaikan, pihaknya belum dapat menyimpulkan kenaikan kasus harian Covid-19. Secara berturut-turut saat ini sebagai tanda dimulainya gelombang ketiga Covid-19.

"Masih kita monitoring ya, karena untuk menyatakan gelombang ketiga kita masih melihat perkembangan penambahan kasus," kata dia saat dikonfirmasi, Selasa (1/2/2022).

Ia menuturkan, selain meningkatnya testing dan tracing untuk menemukan kasus konfirmasi positif Covid-19, varian Omicron diduga menjadi penyebab kenaikan kasus, karena sifatnya yang cepat menular.

Baca juga: Kasus Omicron Pertama Gorontalo, Begini Penjelasan Kadis Kesehatan

"Penyebab utamanya masih diduga karena varian Omicron," kata Nadia. Pihaknya tak menampik, puncak kasus Covid-19 akan terjadi pada akhir Februari nanti. Untuk itu, Kemenkes akan terus memonitor kenaikan kasus dalam beberapa pekan ke depan.

Kemenkes pun meyatakan telah terjadi kenaikan positivity rate dalam seminggu terakhir sebesar 3,65 persen. Hal ini sejalan dengan ditingkatkannya angka testing dan tracing.

Per tanggal 30 Januari 2022, jumlah orang yang di tes adalah 5,75 per 1.000 penduduk per minggu. Angka ini jauh diatas angka anjuran WHO, yakni 1 per 1.000 penduduk per minggu.

“Peningkatan kuota testing dan tracing ini merupakan bentuk dari upaya deteksi dini dalam mencegah perluasan penularan, serta mencegah munculnya klaster sebaran yang baru. Ini juga merupakan usaha untuk mendeteksi lebih awal gejala Covid-19 yang diderita oleh tiap-tiap individu,” kata Nadia.

Sementara itu, Ketua Satuan Tugas Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Zubairi Djoerban mengatakan, Indonesia sudah masuk gelombang ketiga Covid-19.

Kondisi ini didasari beberapa faktor, seperti kasus naik tiap hari, kenaikan BOR, dan positivity rate, serta hadirnya klaster.

"Bagi yang mengira kita telah masuk gelombang tiga, ya kita telah “berhasil” memasukinya. Kasus naik tiap hari, BOR dan positivity rate juga, plus klaster. Tapi jangan panik. Kita bisa atasi sebelum jadi lebih buruk. Pemutusan rantai penularan harus dilakukan cepat dan efisien," tulis Spesialis penyakit dalam ini seperti dikutip dari akun twitter pribadinya, Selasa (1/2/2022). (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Kasus Corona di Indonesia Terus Meningkat, Kemenkes Nilai Belum Masuk Gelombang Ketiga Covid-19

Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved