Zulhas-Kang Emil Saling Sapa, Sinyal Merapat ke PAN
Ridwan Kamil mendekati PAN? Pertanyaan itu bukan mustahil dalam politik. Tengok saja ajang kedekatan satu sama lain mendadak terlihat.
TRIBUNGORONTALO.COM, Jakarta - Ridwan Kamil mendekati PAN? Pertanyaan itu bukan mustahil dalam politik. Tengok saja ajang kedekatan satu sama lain mendadak terlihat dalam acara Zulhas Award dan Pidato Kebudayaan di Auditorium Utama Perpustakaan Nasional RI, Jakarta Pusat, Sabtu (29/1) siang.
Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan (Zulhas) terpantau menunjukkan kedekatan dirinya dengan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (RK). Sebelum menyampaikan pidatonya, Zulhas menyempatkan untuk menyapa Kang Emil, sapaan RK, yang disebutnya sebagai sahabat.
"Gubernur Jawa Barat, sahabat saya, Ridwan Kamil," ujar Zulhas, Sabtu (29/1). Sapaan sebagai sahabat itu hanya disematkan Zulhas kepada RK.
Padahal pantauan Tribunnetwork, dua tokoh penting lain turut hadir disana dan duduk di kursi VVIP mendampingi Zulhas, yakni Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir.
Zulhas kemudian seolah melepas sinyal dengan mengatakan bahwa panggilan sahabat itu memiliki maksud tertentu. Diketahui, RK telah secara terbuka maju di Pemilihan Presiden 2024, namun belum menentukan partai politik untuk tempatnya berlabuh.
Ditengarai, arah pernyataan itu adalah 'sinyal' agar RK merapat ke PAN. "Saya panggil sahabat ada maksudnya. Yang tahu Amanat Institute," kata Zulhas.
Baca juga: Ridwan Kamil dan Anies Baswedan Bertemu Malam Ini
Sebaliknya, saat RK menyampaikan tanggapan terhadap Pidato Kebudayaan dari Zulhas, dirinya juga memberikan sapaan. RK yang mengenakan setelan jas berwarna biru gelap dengan paduan peci hitam, memanggil Zulhas sebagai bapak bangsa.
"Yang saya hormati, orang tua kita semua, yang saya sebut sebagai bapak bangsa, dengan pilihan narasinya yang luar biasa bapak Zulkifli Hasan," kata RK.
Dalam ruangan yang disinari lampu yang cukup remang tersebut, RK menutup sambutannya dengan memuji partai yang dipimpin Zulhas melalui sebuah pantun. Pantun berbahasa Sunda itu memuji bahwa PAN selalu terdepan.
"Eta saha nu balapan di Balikpapan, seperti Yamaha Partai PAN selalu di depan," kata RK, seraya diiringi tepuk tangan dan sorakan kader PAN. Tak hanya satu pantun, sebelum menuruni panggung RK juga memberikan pantun pamungkas yang membawa nama Zulhas.
Saat menyampaikan pantun ini, RK memberikan gesture ibu jari dan telunjuk yang membentuk hati atau love yang populer di negara Korea Selatan. "Ikan hiu tadi kepanasan, we love you pak Zulkifli Hasan," katanya. (*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Saling Bahas Nama Sapaan, Sinyal RK Merapat ke PAN?
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/290122-Kang-Emil.jpg)